Kemendikdasmen Tampilkan Program PKW Tekun Tenun di HUT ke-45 Dekranas
Rabu, 16 Juli 2025 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
“Melalui program PKW Tekun Tenun kami terus mendorong regenerasi perajin yang kami harapkan bisa menjadi pelaku usaha kerajinan di daerah dan mendukung pengembangan,” tambah Tatang.
Dampak Ekonomi dari Program PKW Tekun Tekun
Wiwinda Sari, salah satu peserta pameran menjadi salah satu alumnus program PKW Tekun Tenun yang merasakan manfaat program ini. Sebagai alumni program PKW Tekun 2022, Winda masih aktif menenun hingga saat ini. Ia menjual hasil tenunnya melalui Dekranasda maupun kepada pengepul tenun di daerah di Indralaya, Ogan Ilir, Sumatra Selatan. Ia pun menjual hasil karya tangannya melalui platform e-commerce dan menerima orderan custom.
“Kebetulan karena saya memang dari keluarga penenun. Jadi sampai sekarang masih aktif menenun dan ilmu dari program PKW Tekun Tenun 2022 lalu benar-benar sangat membantu saya. Apalagi, ada bantuan alat pintal benang dan alat tenun juga sehingga tidak perlu membeli alat tenun yang lumayan mahal,” kata Winda.
Setiap bulannya, Winda biasa menyelesaikan sekitar satu sampai dua lembar kain tenun Gebeng yang merupakan kain tenun tradisional asal Palembang. Setiap lembar kain tenun gebeng buatan ini biasa dijual sekitar Rp1,6 juta untuk ukuran sekitar satu meteran.
Dampak Ekonomi dari Program PKW Tekun Tekun
Wiwinda Sari, salah satu peserta pameran menjadi salah satu alumnus program PKW Tekun Tenun yang merasakan manfaat program ini. Sebagai alumni program PKW Tekun 2022, Winda masih aktif menenun hingga saat ini. Ia menjual hasil tenunnya melalui Dekranasda maupun kepada pengepul tenun di daerah di Indralaya, Ogan Ilir, Sumatra Selatan. Ia pun menjual hasil karya tangannya melalui platform e-commerce dan menerima orderan custom.
“Kebetulan karena saya memang dari keluarga penenun. Jadi sampai sekarang masih aktif menenun dan ilmu dari program PKW Tekun Tenun 2022 lalu benar-benar sangat membantu saya. Apalagi, ada bantuan alat pintal benang dan alat tenun juga sehingga tidak perlu membeli alat tenun yang lumayan mahal,” kata Winda.
Setiap bulannya, Winda biasa menyelesaikan sekitar satu sampai dua lembar kain tenun Gebeng yang merupakan kain tenun tradisional asal Palembang. Setiap lembar kain tenun gebeng buatan ini biasa dijual sekitar Rp1,6 juta untuk ukuran sekitar satu meteran.
(nnz)
Lihat Juga :