Bingung Bedakan Ikan Nila dan Mujair? Dosen IPB Jelaskan secara Ilmiah
Jum'at, 18 Juli 2025 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Ia menambahkan, moncong ikan nila berukuran sedang dengan sisik bertipe sikloid. Di bagian pipi terdapat tiga baris sisik. “Sirip punggung dan duburnya tampak tumpul, sementara sirip dada cenderung runcing. Ciri khas lainnya adalah adanya garis vertikal sempit di sirip ekor serta bercak gelap di sudut operkulum,” jelasnya.
Secara ilmiah, ikan nila memiliki rumus sirip sebagai berikut: D XV.10; C 0.17; A VIII.10; P I.5; dan V II.10.
Selain penampilan fisik, kemampuan berkembang biak ikan nila juga luar biasa. Spesies ini mampu melakukan pemijahan berulang setiap 14 hari sebanyak 2–3 kali, sebelum memasuki masa rematurasi. Selama proses pemijahan, ikan nila mengerami telur di dalam mulutnya, dengan satu siklus pemijahan yang bisa berlangsung hingga satu bulan.
Baca juga: 5 Fakta Ikan Sarden, Nomor 4 Ampuh untuk Kesehatan Kulit
Di sisi lain, ikan mujair memiliki ciri morfologi yang berbeda. Sirip punggungnya berwarna hitam dengan ujung kemerahan, dan sirip ekornya tidak memiliki pola garis-garis. Ikan ini juga memiliki gigi faring yang halus serta bentuk kepala dan rahang yang khas, terutama pada jantan dewasa.
“Ciri ikan mujair jantan saat musim kawin antara lain bagian atas kepala yang cekung, tubuh berwarna kehitaman, serta bagian bawah kepala tampak putih. Tepi sirip punggung dan ekor juga terlihat kemerahan,” terang Kurnia.
Secara ilmiah, ikan nila memiliki rumus sirip sebagai berikut: D XV.10; C 0.17; A VIII.10; P I.5; dan V II.10.
Selain penampilan fisik, kemampuan berkembang biak ikan nila juga luar biasa. Spesies ini mampu melakukan pemijahan berulang setiap 14 hari sebanyak 2–3 kali, sebelum memasuki masa rematurasi. Selama proses pemijahan, ikan nila mengerami telur di dalam mulutnya, dengan satu siklus pemijahan yang bisa berlangsung hingga satu bulan.
Baca juga: 5 Fakta Ikan Sarden, Nomor 4 Ampuh untuk Kesehatan Kulit
Di sisi lain, ikan mujair memiliki ciri morfologi yang berbeda. Sirip punggungnya berwarna hitam dengan ujung kemerahan, dan sirip ekornya tidak memiliki pola garis-garis. Ikan ini juga memiliki gigi faring yang halus serta bentuk kepala dan rahang yang khas, terutama pada jantan dewasa.
“Ciri ikan mujair jantan saat musim kawin antara lain bagian atas kepala yang cekung, tubuh berwarna kehitaman, serta bagian bawah kepala tampak putih. Tepi sirip punggung dan ekor juga terlihat kemerahan,” terang Kurnia.
Lihat Juga :