Kampus Penerima Dana Penelitian dan Pengabdian Masyarakat di LLDikti III Meningkat
Jum'at, 18 Juli 2025 - 09:17 WIB
loading...
LLDikti Wilayah III menggelar acara Temu Media di Kantor LLDIkti Wilayah III, Jumat (18/7/2025). Foto/LLdikti3.
A
A
A
JAKARTA - LLDikti Wilayah III memetakan tiga isu strategis yakni peningkatan akses, mutu, relevansi Pendidikan tinggi, peningkatan kapasitas perguruan tinggi sebagai pusat solusi masyarakat, dan kontribusi perguruan tinggi terhadap program prioritas nasional pemerintah.
Perkembangan penelitian dan riset perguruan tinggi di wilayah Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (Dikti) Wilayah III ini pun terus dimaksimalkan.
Ketua Tim Kerja Riset dan Pengabdian Masyarakat Aprie Wellandira Suhardi menyebut LLDikti Wilayah III mengalami peningkatan jumlah perguruan tinggi penerima pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ‒dari 94 perguruan tinggi pada 2024 menjadi 117 perguruan tinggi pada 2025.
Baca juga: Guru Besar UNEJ Temukan Kandungan Propolis Brasil Lewat Riset Ekstraksi Superkritis
Hal ini didukung pula dengan meningkatnya jumlah judul penerima pendanaan program penelitian dan program pengabdian kepada masyarakat.
"Selain itu, kami juga memiliki program Klinik Jurnal yang bertujuan untuk meningkatkan tata kelola jurnal berbasis OJS dan mempersiapkan jurnal menuju akreditasi SINTA guna mendukung kualitas publikasi dan hasil riset dari perguruan tinggi,” ujar Aprie, melalui acara Temu Media, di Kantor LLDIkti Wilayah III, melalui siaran pers, Jumat (18/7/2025).
Selain itu, dalam lima tahun terakhir (2020-2025), LLDikti Wilayah III mencatat telah melahirkan 614 guru besar. Ketua Tim Kerja Sumber Daya Ina Agustiani menjelaskan.
Perkembangan penelitian dan riset perguruan tinggi di wilayah Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (Dikti) Wilayah III ini pun terus dimaksimalkan.
Ketua Tim Kerja Riset dan Pengabdian Masyarakat Aprie Wellandira Suhardi menyebut LLDikti Wilayah III mengalami peningkatan jumlah perguruan tinggi penerima pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ‒dari 94 perguruan tinggi pada 2024 menjadi 117 perguruan tinggi pada 2025.
Baca juga: Guru Besar UNEJ Temukan Kandungan Propolis Brasil Lewat Riset Ekstraksi Superkritis
Hal ini didukung pula dengan meningkatnya jumlah judul penerima pendanaan program penelitian dan program pengabdian kepada masyarakat.
"Selain itu, kami juga memiliki program Klinik Jurnal yang bertujuan untuk meningkatkan tata kelola jurnal berbasis OJS dan mempersiapkan jurnal menuju akreditasi SINTA guna mendukung kualitas publikasi dan hasil riset dari perguruan tinggi,” ujar Aprie, melalui acara Temu Media, di Kantor LLDIkti Wilayah III, melalui siaran pers, Jumat (18/7/2025).
Selain itu, dalam lima tahun terakhir (2020-2025), LLDikti Wilayah III mencatat telah melahirkan 614 guru besar. Ketua Tim Kerja Sumber Daya Ina Agustiani menjelaskan.
Lihat Juga :