Tahun Ajaran Baru 2025, Kemendikdasmen Tegaskan Kurikulum Merdeka dan K13 Tetap Berlaku

Sabtu, 19 Juli 2025 - 16:30 WIB
loading...
Tahun Ajaran Baru 2025,...
Pada tahun ajaran 2025/2026, dua kurikulum tetap berlaku, yakni Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013. Foto/BKHM.
A A A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ( Kemendikdasmen ) resmi mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 13 Tahun 2025.

Regulasi ini merupakan revisi dari Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 yang mengatur kurikulum untuk jenjang PAUD, pendidikan dasar, dan menengah.

Baca juga: Unesa Buka Pendaftaran TMUBK Gelombang II 2025, Simak Syaratnya

Langkah strategis ini bertujuan memastikan sistem pendidikan nasional tetap relevan dengan perkembangan zaman serta kebutuhan peserta didik di masa depan.

Kepala Badan Standar, Kurikulum , dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Toni Toharudin, menjelaskan bahwa peraturan baru ini tidak mengubah substansi kurikulum secara mendasar. Penyesuaian lebih bersifat administratif, seperti perubahan nama kementerian mengikuti struktur organisasi pemerintah yang baru, serta penguatan arah kebijakan pendidikan nasional.

Baca juga: Dana PIP hingga Rp1,8 Juta, Begini Cara Mudah Cek Pencairannya lewat HP

Pada tahun ajaran 2025/2026, dua kurikulum tetap berlaku, yakni Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013. Keduanya menitikberatkan pada fleksibilitas pembelajaran serta pengembangan kompetensi siswa secara menyeluruh.

"Salah satu bentuk penyesuaian yang dilakukan adalah perubahan nomenklatur kementerian dalam regulasi ini. Perubahan ini mencerminkan struktur organisasi baru pemerintah, di mana urusan pendidikan dasar dan menengah kini berada di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen),” katanya, melansir laman Kemendikdasmen, Sabtu (19/7/2025).

Baca juga: Top, Siswa Indonesia Sabet 4 Medali di Olimpiade Kimia Dunia

Permendikdasmen ini juga membawa pembaruan dalam struktur kegiatan kokurikuler. Kegiatan pembelajaran kini dirancang lebih terpadu dengan pendekatan tematik dan proyek, agar siswa mampu mengaitkan teori dengan praktik langsung.

Pendekatan “deep learning” turut diperkuat untuk mendorong pemahaman konsep secara mendalam, penguasaan berpikir kritis, serta proses refleksi, sehingga menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna.

Sebagai respons terhadap era digital dan teknologi global, Kemendikdasmen juga memperkenalkan mata pelajaran baru yaitu Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI). Inisiatif ini bertujuan membekali siswa dengan keterampilan digital dan kesiapan menghadapi tantangan abad ke-21.

Selaras dengan penyesuaian terhadap standar nasional pendidikan, istilah “Profil Pelajar Pancasila” dalam kurikulum kini diganti menjadi “Profil Lulusan”, sejalan dengan perubahan dalam Standar Kompetensi Lulusan (SKL).

Kemendikdasmen juga menetapkan kegiatan kepanduan sebagai bagian wajib dari pilihan ekstrakurikuler, guna memperkuat karakter siswa melalui nilai-nilai kemandirian, kepemimpinan, dan gotong royong.

Beberapa penyesuaian waktu belajar pada mata pelajaran tertentu juga dilakukan. Penyesuaian ini bertujuan menjaga keseimbangan antara akademik dan pengembangan diri siswa tanpa mengurangi capaian pembelajaran.

Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 akan mulai diterapkan pada tahun ajaran 2025/2026. Dengan kebijakan ini, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya menghadirkan sistem pendidikan yang lebih kontekstual, relevan, dan berkualitas bagi seluruh pelajar Indonesia.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Sambut Tahun Ajaran...
Sambut Tahun Ajaran Baru, Keluarga Mulai Siapkan Kebutuhan Belajar Anak
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Kejar Tahun Ajaran Baru,...
Kejar Tahun Ajaran Baru, Sekolah Rakyat Tahap II Ditargetkan Fungsional Juli 2026
Rekomendasi
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Berita Terkini
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved