Percepat Transformasi Digital, Kemendikdasmen Perkuat Peran Balai TIK Pendidikan
Senin, 28 Juli 2025 - 19:39 WIB
loading...
A
A
A
Yudhistira juga menambahkan bahwa Kemendikdasmen terus mendorong percepatan adopsi teknologi melalui berbagai inisiatif strategis yang bertujuan untuk memperkuat ekosistem pembelajaran digital.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Barat, Barlius mengatakan kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran Balai Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan (TIKP) sebagai pendukung utama implementasi program prioritas Kemendikdasmen, terutama dalam ranah teknologi.
“Melalui kolaborasi, pertukaran informasi, dan inovasi, kita siap menyongsong percepatan perkembangan teknologi. Dengan koordinasi dari Pusdatin, diharapkan tercipta kesepahaman yang kokoh demi kemajuan Balai TIK di seluruh Indonesia,” ucap Barlius.
Untuk menguatkan kolaborasi ini, diperlukan kerja sama yang lebih terstruktur antara Balai Layanan Platform Teknologi (BLPT), Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin), dan Pemerintah Daerah. Sinergi ini diharapkan tidak hanya menjadi forum pertukaran informasi, tetapi juga menjadi ruang dialog aktif dalam merumuskan strategi kolaboratif yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan lokal.
Melalui sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan, Kemendikdasmen optimistis bahwa digitalisasi pendidikan dapat berjalan lebih merata dan berdampak nyata dalam menciptakan pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan berkualitas.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Barat, Barlius mengatakan kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran Balai Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan (TIKP) sebagai pendukung utama implementasi program prioritas Kemendikdasmen, terutama dalam ranah teknologi.
“Melalui kolaborasi, pertukaran informasi, dan inovasi, kita siap menyongsong percepatan perkembangan teknologi. Dengan koordinasi dari Pusdatin, diharapkan tercipta kesepahaman yang kokoh demi kemajuan Balai TIK di seluruh Indonesia,” ucap Barlius.
Untuk menguatkan kolaborasi ini, diperlukan kerja sama yang lebih terstruktur antara Balai Layanan Platform Teknologi (BLPT), Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin), dan Pemerintah Daerah. Sinergi ini diharapkan tidak hanya menjadi forum pertukaran informasi, tetapi juga menjadi ruang dialog aktif dalam merumuskan strategi kolaboratif yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan lokal.
Melalui sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan, Kemendikdasmen optimistis bahwa digitalisasi pendidikan dapat berjalan lebih merata dan berdampak nyata dalam menciptakan pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan berkualitas.
Lihat Juga :