Coding Camp 2025 Luluskan Ribuan Talenta Digital Siap Kerja

Jum'at, 01 Agustus 2025 - 15:46 WIB
loading...
Coding Camp 2025 Luluskan...
Coding Camp powered by DBS Foundation melaksanakan acara kelulusan yang dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Prof. Dr. Fauzan. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Bank DBS Indonesia bersama DBS Foundation telah memberikan pelatihan teknologi intensif selama satu semester penuh pada 3.000 mahasiswa dan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), juga pelatihan dasar pada 57.000 talenta digital di bidang Front-End & Back-End dan Machine Learning melalui program Coding Camp 2025 powered by DBS Foundation.

Program ini telah menghasilkan 30.864 kredensial mikro atau sertifikat kompetensi baru di bidang Front-End & Back-End atau Machine Learning level dasar hingga mahir untuk Indonesia. Tidak hanya memberikan training, Coding Camp powered by DBS Foundation juga akan mendukung penyerapan kerja para lulusan melalui Event Bursa Kerja daring.

Coding Camp powered by DBS Foundation juga telah melaksanakan acara kelulusan yang dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Prof. Dr. Fauzan, Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia, Lim Chu Chong, dan CEO Dicoding, Narenda Wicaksono.

Baca juga: Kemendiktisaintek Percepat Hilirisasi Riset, Gandeng Kampus, Industri, dan Pemda

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Prof. Dr. Fauzan, menyampaikan, “Saya mengapresiasi Coding Camp yang mampu mengasah hard skill dan membentuk soft skill, literasi keuangan, dan daya kritis. Program ini merupakan salah satu wujud nyata dari pendidikan yang beradaptasi dengan zaman. Ini merupakan cerita tekad energi dan kebersamaan dalam membangun fondasi sumber daya manusia unggul di bidang teknologi. Dunia membutuhkan juru coding terampil, dan pemikir yang mampu memadukan keterampilan teknis dengan kearifan Nurani," katanya melalui siaran pers, Jumat (1/8/2025).

Memasuki tahun ketiga dan guna mendorong dampak program yang lebih luas, program ini bertransformasi menjadi pelatihan intensif berdurasi 833 jam untuk siswa SMK dan 928 jam untuk mahasiswa. Melalui seleksi ketat dari 63.000+ pendaftar, terpilih 2.400 peserta dari kalangan mahasiswa dan 600 peserta dari kalangan siswa SMK yang berasal dari 575 sekolah dan kampus seluruh Indonesia.

Sebanyak 32 persen di antaranya adalah perempuan, 93 persen dari kota kecil menengah, dan 625 orang berasal dari latar belakang ekonomi prasejahtera.

Dengan mengikuti program ini, para peserta memiliki bekal tech skills, soft skills, serta Bahasa Inggris yang multidisipliner, mendalam, dan terkini sesuai dengan yang mereka perlukan untuk memulai karier pertama sebagai seorang full-stack developer ataupun AI/machine-learning engineer.

Hal yang unik dari program Coding Camp kali ini ini adalah melibatkan para karyawan Bank DBS Indonesia untuk mengajar mengenai literasi finansial serta kelas soft skills. Sebanyak 103 karyawan telah berkontribusi mengajar selama 2.852 jam dalam program sukarela karyawan atau People of Purpose (PoP).

Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia, Lim Chu Chong, mengatakan, “Kami percaya bahwa Bank DBS Indonesia memiliki peran yang jauh melampaui misi layanan perbankan keuangan semata. Sesuai dengan pilar keberlanjutan ketiga kami, yaitu Impact Beyond Banking, program Coding Camp powered by DBS Foundation hadir untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat rentan di Indonesia dengan mendorong inklusi digital serta memberdayakan generasi penerus talenta digital di Indonesia," ujarnya.

Pelatihan ini tidak hanya membekali mereka dengan keterampilan digital, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menjadi talenta masa depan (future-ready) yang mampu menjadi inovator, pemecah masalah, dan pemimpin ekonomi digital masa depan.”

Di akhir masa pelatihan, para peserta juga telah melahirkan 482 karya digital yang bertujuan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan sosial di masyarakat. Inilah pembelajaran berbasis proyek bernama “capstone project” yang mengharuskan siswa untuk berkelompok dan mempraktikkan apa yang mereka telah pelajari dengan membuat sebuah portofolio aplikasi yang siap digunakan.

Di antara karya capstone terbaik adalah Isyara, satu dari enam showcase di acara kelulusan. Digawangi enam mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia, Politeknik Negeri Jember, dan Sekolah Tinggi Teknologi Terpadu Nurul Fikri, Isyara merupakan website pembelajaran yang ingin mempopulerkan Bahasa Isyarat di Indonesia dengan cara menyenangkan, sehingga dapat menjadi bahasa universal yang dipahami semua kalangan.

CEO Dicoding, Narenda Wicaksono, menyebutkan, “Sebagai sebuah lembaga edukasi teknologi, Dicoding bangga telah dipercaya oleh DBS Foundation untuk menyelenggarakan dan menyediakan kurikulum untuk program ini sejak 2023.

Visi DBS Foundation selaras dengan visi kami yang ingin memberikan pelatihan teknologi guna mentransformasi kehidupan. Faktanya, Coding Camp powered by DBS Foundation telah memeratakan kesempatan belajar bagi para peserta terpilih di program intensif, yakni mahasiswa dari 375 kampus dan siswa dari 200 SMK; juga 57.000 lainnya yang mendapatkan pelatihan dasar.

Keikutsertaan mereka telah menjadi bukti semangat juang para calon talenta digital Indonesia, termasuk kalangan prasejahtera dan penyandang disabilitas yang berhasil lulus. Sehingga, kini mereka mendapat kesempatan lebih untuk meningkatkan kualitas hidupnya.”

Mewakili para alumni disabilitas Tuli, Valentio Stanley Gunadi adalah lulusan Coding Camp powered by DBS Foundation yang merupakan seorang teman Tuli. Mahasiswa Universitas Bina Nusantara ini mengungkapkan bahwa program ini dirancang secara inklusif dan aksesibel bagi peserta Tuli seperti dirinya.

Modul tertulis serta fitur closed caption yang tersedia dalam berbagai modul pembelajaran program ini sangat membantunya untuk mendalami AI dalam bidang Machine Learning, sehingga ia berhasil lulus.

Setelah lulus program ini, ia berharap dapat menjadi seorang pengembang IT Specialist yang bermanfaat di dunia profesional, dan program Coding Camp powered By DBS Foundation menerima peserta Tuli lebih banyak karena sampel disabilitas Tuli sedang bertumbuh secara perlahan-lahan di dunia teknologi.

Selanjutnya, ada Muhammad Siddiq Fathurahman, Siswa SMKN 2 Yogyakarta yang mendapatkan pekerjaan sebagai Front-End Developer Intern di Coding Collective, sebuah software house di Kota Yogyakarta.

“Karena saya ceritakan tentang capstone project yang telah saya buat bersama tim, perusahaan pun tertarik merekrut,” jelasnya. Putra mitra ojek online yang juga lulusan terbaik ini merasa bangga. Ia kini punya bekal skills untuk mewujudkan hidup yang lebih baik untuk keluarga.

Melihat luasnya dampak sosial dari program ini, maka Coding Camp powered by DBS Foundation akan kembali hadir pada tahun 2026. Nantikan informasi pendaftarannya di bulan Oktober 2025 mendatang.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Link Daftar Pelatihan...
Link Daftar Pelatihan Vokasi Nasional 2026 untuk Lulusan SMA/SMK, Cek Benefitnya
Stanford University...
Stanford University Buka Program Pelatihan Bisnis untuk Pengusaha Indonesia
Coding Camp AI DBS Foundation...
Coding Camp AI DBS Foundation Bantu Siswa SMK Siap Hadapi Dunia Kerja Digital
Harmonisasi Spiritualitas...
Harmonisasi Spiritualitas dan Teknologi, UAI Bekali Sertifikasi AI hingga Penguasaan Bahasa Mandarin
Untar Kukuhkan Guru...
Untar Kukuhkan Guru Besar Bidang Manajemen, Bahas Fenomena Konten Digital
Pendidikan Profesi dan...
Pendidikan Profesi dan Pelatihan Diperkuat untuk Tingkatkan Kompetensi Notaris
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Workshop-Tools Mastery...
Workshop-Tools Mastery Class, Tingkatkan Penguasaan Tools AI dan Kemampuan Super Individual
Kemajuan Teknologi Jadi...
Kemajuan Teknologi Jadi Tantangan Menguji Karakter Bangsa
Rekomendasi
An Se-young Juara Indonesia...
An Se-young Juara Indonesia Open 2026, Rekor Susy Susanti Terancam
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Berita Terkini
MNC University Bersama...
MNC University Bersama Kedutaan Kuba dan Espanolindo Gelar Movie Screening & Photo Exhibition
Dua Dekade Fakultas...
Dua Dekade Fakultas Psikologi Universitas Pancasila Menenun Inklusi dan Jiwa Olahraga
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved