Profil Pendidikan Marsma TNI Fajar Adriyanto yang Gugur karena Kecelakaan Pesawat di Bogor
Senin, 04 Agustus 2025 - 14:17 WIB
loading...
A
A
A
Hal senada juga diungkapkan oleh mantan Panglima TNI, Marsekal (Purn.) Hadi Tjahjanto. Ia menyebut Fajar sebagai prajurit kebanggaan yang sangat disiplin dan tekun.
"Yang bersangkutan adalah penerbang tempur, penerbang F-16 kebanggaan kita semua," katanya kepada wartawan.
Sementara KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengenangnya sebagai figur yang dikenang baik dalam keluarga besar dirgantara. Maruli mengaku berteman baik dengan almarhum, berdiskusi, dan bercerita tentang kedirgantaraan.
Baca juga: Marsma Fajar Adriyanto Gugur Kecelakaan Pesawat, Kadispenau: Penyebabnya Masih Diinvestigasi
Fajar Adriyanto lahir di Probolinggo, Jawa Timur, pada 20 Juni 1970. Ia mengawali pendidikan menengah di SMA Negeri 1 Malang (1986–1989), sebelum diterima di Akademi Angkatan Udara (AAU) dan lulus pada tahun 1992. Tiga tahun kemudian, ia menyelesaikan pendidikan di Sekolah Penerbang (Sekbang) Angkatan ke-48, tahun 1995.
Sebagai penerbang tempur, Fajar dikenal dengan call sign Red Wolf. Keahliannya menerbangkan jet tempur F-16 menjadikannya salah satu aset penting TNI AU dalam berbagai misi strategis.
"Yang bersangkutan adalah penerbang tempur, penerbang F-16 kebanggaan kita semua," katanya kepada wartawan.
Sementara KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengenangnya sebagai figur yang dikenang baik dalam keluarga besar dirgantara. Maruli mengaku berteman baik dengan almarhum, berdiskusi, dan bercerita tentang kedirgantaraan.
Baca juga: Marsma Fajar Adriyanto Gugur Kecelakaan Pesawat, Kadispenau: Penyebabnya Masih Diinvestigasi
Jejak Pendidikan dan Karier Marsma TNI Fajar Adriyanto
Fajar Adriyanto lahir di Probolinggo, Jawa Timur, pada 20 Juni 1970. Ia mengawali pendidikan menengah di SMA Negeri 1 Malang (1986–1989), sebelum diterima di Akademi Angkatan Udara (AAU) dan lulus pada tahun 1992. Tiga tahun kemudian, ia menyelesaikan pendidikan di Sekolah Penerbang (Sekbang) Angkatan ke-48, tahun 1995.
Sebagai penerbang tempur, Fajar dikenal dengan call sign Red Wolf. Keahliannya menerbangkan jet tempur F-16 menjadikannya salah satu aset penting TNI AU dalam berbagai misi strategis.
Lihat Juga :