KSTI 2025 Jadi Ajang Penyusunan Peta Jalan Riset dan Inovasi Teknologi Nasional
Kamis, 07 Agustus 2025 - 14:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Apa Itu Ma'had Aly dan Bedanya dengan Perguruan Tinggi Islam Lainnya?
Menurut Brian, kesempatan seperti ini tergolong langka, mengingat sulitnya mengumpulkan para peneliti dalam satu forum nasional yang bersifat strategis. Karena itu, KSTI 2025 dipandang sebagai platform ideal untuk menyusun arah kebijakan riset dan inovasi ke depan.
“Karena kebetulan tidak mudah mengumpulkan peneliti-peneliti. Mumpung mereka sedang di sini, maka KSTI akan bisa menjadi ajang untuk penyusunan peta jalan riset dan inovasi teknologi,” tambahnya.
Selain itu, KSTI juga menjadi ruang penguatan keterhubungan antara sains dan kebijakan publik. Dalam forum ini, lebih dari 400 hasil riset unggulan dari perguruan tinggi ditampilkan dan dijembatani langsung dengan sektor industri serta kementerian/lembaga terkait agar dapat ditindaklanjuti dan dimanfaatkan secara optimal.
“Di sini juga akan dilakukan penguatan keterhubungan sains dan kebijakan, serta menampilkan secara langsung lebih dari 400 hasil riset unggulan dari perguruan tinggi, mempertemukan dengan pihak industri dan juga kementerian, sehingga dapat ditindaklanjuti,” terang Brian.
Ia pun menutup sambutan dengan seruan kolaboratif untuk memperkuat penguasaan IPTEK nasional demi kemajuan industri dan kesejahteraan rakyat.
Menurut Brian, kesempatan seperti ini tergolong langka, mengingat sulitnya mengumpulkan para peneliti dalam satu forum nasional yang bersifat strategis. Karena itu, KSTI 2025 dipandang sebagai platform ideal untuk menyusun arah kebijakan riset dan inovasi ke depan.
“Karena kebetulan tidak mudah mengumpulkan peneliti-peneliti. Mumpung mereka sedang di sini, maka KSTI akan bisa menjadi ajang untuk penyusunan peta jalan riset dan inovasi teknologi,” tambahnya.
Selain itu, KSTI juga menjadi ruang penguatan keterhubungan antara sains dan kebijakan publik. Dalam forum ini, lebih dari 400 hasil riset unggulan dari perguruan tinggi ditampilkan dan dijembatani langsung dengan sektor industri serta kementerian/lembaga terkait agar dapat ditindaklanjuti dan dimanfaatkan secara optimal.
“Di sini juga akan dilakukan penguatan keterhubungan sains dan kebijakan, serta menampilkan secara langsung lebih dari 400 hasil riset unggulan dari perguruan tinggi, mempertemukan dengan pihak industri dan juga kementerian, sehingga dapat ditindaklanjuti,” terang Brian.
Ia pun menutup sambutan dengan seruan kolaboratif untuk memperkuat penguasaan IPTEK nasional demi kemajuan industri dan kesejahteraan rakyat.
Lihat Juga :