KSTI 2025 Resmi Ditutup, 48 Peta Jalan Prioritas Riset Nasional Siap Digarap
Minggu, 10 Agustus 2025 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: ITB Ciptakan TAMBORA ROV, Robot Bawah Laut Canggih untuk Pantau PLTS Terapung
Tingkat partisipasi publik juga melampaui ekspektasi.
“Di hari pertama ada 2.422 hadirin, hari ketiga 2.596, dan hari ini meningkat lagi menjadi 3.440 peserta. Ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa,” kata Fauzan.
Total pengunjung mencapai sekitar 8.500 orang, jauh melampaui target awal 2.000 peserta yang dilaporkan kepada sponsor. Peserta terdiri dari hampir 1.400 akademisi, termasuk dosen, mahasiswa, dan 411 rektor dari seluruh Indonesia. Selain itu, ada 493 perwakilan industri, BUMN, kementerian, dan lembaga yang hadir untuk menjalin kolaborasi strategis.
KSTI 2025 juga mendapatkan kehormatan dengan kehadiran Presiden RI yang menyampaikan pidato utama, didampingi 12 menteri, kepala lembaga, serta Menko Kabinet Indonesia Maju. Inspirasi tambahan datang dari dua peraih Nobel, Prof. Konstantin Novoselov dan Prof. Brian Schmidt. Dari sisi pameran, lebih dari 400 produk riset dari seluruh Indonesia turut dipamerkan, menegaskan potensi besar inovasi dalam negeri untuk bersaing di kancah global.
Tingkat partisipasi publik juga melampaui ekspektasi.
“Di hari pertama ada 2.422 hadirin, hari ketiga 2.596, dan hari ini meningkat lagi menjadi 3.440 peserta. Ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa,” kata Fauzan.
Total pengunjung mencapai sekitar 8.500 orang, jauh melampaui target awal 2.000 peserta yang dilaporkan kepada sponsor. Peserta terdiri dari hampir 1.400 akademisi, termasuk dosen, mahasiswa, dan 411 rektor dari seluruh Indonesia. Selain itu, ada 493 perwakilan industri, BUMN, kementerian, dan lembaga yang hadir untuk menjalin kolaborasi strategis.
KSTI 2025 juga mendapatkan kehormatan dengan kehadiran Presiden RI yang menyampaikan pidato utama, didampingi 12 menteri, kepala lembaga, serta Menko Kabinet Indonesia Maju. Inspirasi tambahan datang dari dua peraih Nobel, Prof. Konstantin Novoselov dan Prof. Brian Schmidt. Dari sisi pameran, lebih dari 400 produk riset dari seluruh Indonesia turut dipamerkan, menegaskan potensi besar inovasi dalam negeri untuk bersaing di kancah global.
(nnz)
Lihat Juga :