Kembangkan Teknologi Kesehatan dan Pangan, Dua Dosen Universitas Ini Raih Prestasi Nasional
Minggu, 10 Agustus 2025 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
“Tujuan utama saya bukan sekadar menciptakan teknologi canggih, tapi menciptakan teknologi yang bermanfaat dan bisa diakses masyarakat luas, terutama di daerah dengan keterbatasan layanan kesehatan,” ungkap Aulia.
Kehadiran mereka di Convention STI 2025 menjadi bukti bahwa Indonesia tidak kekurangan talenta unggul. Yang dibutuhkan adalah kepercayaan dan dukungan lebih luas agar riset dan inovasi lokal bisa terus berkembang dan memberi dampak besar bagi negeri ini.
Terpisah, Dr. Hery Sutanto mengembangkan Kemirich Gold, minyak nabati hasil olahan kemiri yang dapat menjadi salah satu alternatif minyak sehat karya anak negeri.
Kekayan hayati yang dimiliki Indonesia merupakan tanaman lokal, melimpah dan hanya dianggap pelengkap dapur. Padahal, jika diolah dengan benar, kandungan nutrisinya bisa menyaingi minyak nabati impor.
"Kemirich Gold mengandung Omega 3, Omega 6, Omega 9, DHA, EPA, LA, dan Vitamin E, yang secara ilmiah terbukti bermanfaat untuk kesehatan jantung orang dewasa, serta mendukung pertumbuhan balita dan anak-anak. Produk ini juga telah tersertifikasi halal dan memiliki izin edar resmi dari BPOM RI," kata Dekan Fakultas Life Sciences and Technology Swiss German University.
Senada Aulia Arif Iskandar, yang kini menjabat Kepala Program Studi Biomedical Engineering di Swiss German University, menciptakan dua alat revolusioner: Dub-Dub Mini EKG dan Stetoskop Digital yang keduanya berbasis AI.
Kehadiran mereka di Convention STI 2025 menjadi bukti bahwa Indonesia tidak kekurangan talenta unggul. Yang dibutuhkan adalah kepercayaan dan dukungan lebih luas agar riset dan inovasi lokal bisa terus berkembang dan memberi dampak besar bagi negeri ini.
Terpisah, Dr. Hery Sutanto mengembangkan Kemirich Gold, minyak nabati hasil olahan kemiri yang dapat menjadi salah satu alternatif minyak sehat karya anak negeri.
Kekayan hayati yang dimiliki Indonesia merupakan tanaman lokal, melimpah dan hanya dianggap pelengkap dapur. Padahal, jika diolah dengan benar, kandungan nutrisinya bisa menyaingi minyak nabati impor.
"Kemirich Gold mengandung Omega 3, Omega 6, Omega 9, DHA, EPA, LA, dan Vitamin E, yang secara ilmiah terbukti bermanfaat untuk kesehatan jantung orang dewasa, serta mendukung pertumbuhan balita dan anak-anak. Produk ini juga telah tersertifikasi halal dan memiliki izin edar resmi dari BPOM RI," kata Dekan Fakultas Life Sciences and Technology Swiss German University.
Senada Aulia Arif Iskandar, yang kini menjabat Kepala Program Studi Biomedical Engineering di Swiss German University, menciptakan dua alat revolusioner: Dub-Dub Mini EKG dan Stetoskop Digital yang keduanya berbasis AI.
Lihat Juga :