Angkat Isu Kesehatan Mental Gen Z, Mahasiswa UNM Juarai Lomba Poster Nasional
Selasa, 12 Agustus 2025 - 17:23 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali mengharumkan nama kampus dengan meraih Juara 1 dalam ajang Creative Ideas Poster: Design Poster Challenge 2025 yang berlangsung secara daring pada 13–26 Juli 2025 lalu melalui platform media sosial Instagram. Kompetisi ini mengangkat isu-isu sosial dan teknologi yang relevan dengan kehidupan generasi muda, menjadi ajang kreativitas yang memadukan seni visual dan pesan edukatif.
Dalam lomba tersebut, poster berjudul “Hindari STRESS, SMILE Selamanya” karya dua mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNM, Raka Muhammad Setia dan Nazwa Syifa Fitriani, berhasil memukau dewan juri. Pendekatan kreatif, edukatif, dan komunikatif yang mereka usung menempatkan karya ini di posisi puncak, mengungguli puluhan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Poster ini mengangkat isu kesehatan mental yang semakin penting di era digital, terutama di tengah tekanan akademik, tuntutan sosial, dan tingginya paparan media. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), 34,9% remaja Indonesia mengalami gangguan kesehatan mental, dan 1 dari 7 anak di dunia menghadapi persoalan serupa.
Melalui visual yang informatif dan mudah dipahami, mereka memperkenalkan dua pendekatan utama:
1. S.T.R.E.S.S. (Skipping break, Time mismanagement, Ruminating negatively, Excessive screen time, Self-neglect, Social withdrawal) sebagai gambaran kebiasaan negatif yang perlu dihindari.
Dalam lomba tersebut, poster berjudul “Hindari STRESS, SMILE Selamanya” karya dua mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNM, Raka Muhammad Setia dan Nazwa Syifa Fitriani, berhasil memukau dewan juri. Pendekatan kreatif, edukatif, dan komunikatif yang mereka usung menempatkan karya ini di posisi puncak, mengungguli puluhan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Poster ini mengangkat isu kesehatan mental yang semakin penting di era digital, terutama di tengah tekanan akademik, tuntutan sosial, dan tingginya paparan media. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), 34,9% remaja Indonesia mengalami gangguan kesehatan mental, dan 1 dari 7 anak di dunia menghadapi persoalan serupa.
Melalui visual yang informatif dan mudah dipahami, mereka memperkenalkan dua pendekatan utama:
1. S.T.R.E.S.S. (Skipping break, Time mismanagement, Ruminating negatively, Excessive screen time, Self-neglect, Social withdrawal) sebagai gambaran kebiasaan negatif yang perlu dihindari.
Lihat Juga :