Sepi Tepuk Tangan, Kuncir Toga Dipindahkan Keluarga di Rumah
Senin, 04 Mei 2020 - 07:03 WIB
loading...
A
A
A
Sebagaimana wisuda sarjana pada umumnya, dia pun memakai baju toga. Tak ketinggalan make up wajah karena untuk keperluan foto-foto wisuda. “Saya persiapan mulai jam 07.30 dan tepat 09.00 WIB acara dimulai,” urainya.
Puncak wisuda, berupa pemindahan kuncir topi toga, dilakukan oleh kakak laki-lakinya, yang lain mengabadikan momen itu dengan kamera. Pemindahan kuncir topi toga dilakukan secara bersama-sama setelah ada instruksi dari rektor UNS. Setelah selesai wisuda, kemudian dilakukan sesi foto-foto dengan keluarga di rumah. Meski demikian, Oky dalam waktu dekat memutuskan akan ke kampus untuk foto-foto sebagai kenangan.
Oky pun masih sedih karena tidak bisa bersuka cita dengan teman-temannya seperti pada wisuda umumnya. Karena tidak bisa ketemu langsung, ucapan selamat pun terpaksa dilakukan secara virtual.
Geladi hingga 4 Kali
Sebelum wisuda online berlangsung dengan menggunakan aplikasi Webex, Zoom Cloud Meeting dan live streaming via YouTube, para peserta diwajibkan mengikuti geladi bersih terlebih dulu. Bahkan geladi bersih ini dilakukan hingga empat kali, di antaranya untuk mengecek koneksi jaringan internet.
Berbeda halnya jika wisuda biasa, geladi bersih biasanya hanya dilakukan sekali. Agar lebih nyaman, Oky memilih menggunakan laptop. Tak lupa dia juga melengkapi dengan pengeras suara agar suara protokol wisuda yang berada di Auditorium UNS terdengar saat prosesi wisuda online.
Puncak wisuda, berupa pemindahan kuncir topi toga, dilakukan oleh kakak laki-lakinya, yang lain mengabadikan momen itu dengan kamera. Pemindahan kuncir topi toga dilakukan secara bersama-sama setelah ada instruksi dari rektor UNS. Setelah selesai wisuda, kemudian dilakukan sesi foto-foto dengan keluarga di rumah. Meski demikian, Oky dalam waktu dekat memutuskan akan ke kampus untuk foto-foto sebagai kenangan.
Oky pun masih sedih karena tidak bisa bersuka cita dengan teman-temannya seperti pada wisuda umumnya. Karena tidak bisa ketemu langsung, ucapan selamat pun terpaksa dilakukan secara virtual.
Geladi hingga 4 Kali
Sebelum wisuda online berlangsung dengan menggunakan aplikasi Webex, Zoom Cloud Meeting dan live streaming via YouTube, para peserta diwajibkan mengikuti geladi bersih terlebih dulu. Bahkan geladi bersih ini dilakukan hingga empat kali, di antaranya untuk mengecek koneksi jaringan internet.
Berbeda halnya jika wisuda biasa, geladi bersih biasanya hanya dilakukan sekali. Agar lebih nyaman, Oky memilih menggunakan laptop. Tak lupa dia juga melengkapi dengan pengeras suara agar suara protokol wisuda yang berada di Auditorium UNS terdengar saat prosesi wisuda online.
Lihat Juga :