Anggaran Pendidikan RAPBN 2026 Capai Rp757,8 Triliun, Ini Prioritas Programnya
Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
“Sekolah Unggul Garuda akan dikembangkan di sembilan lokasi daerah 3T, menjadi pengungkit pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Menteri Sri Mulyani, pada konferensi pers mengenai RAPBN 2026 dan Nota Keuangan di Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan.
Baca juga: Nota Keuangan dan RAPBN 2026: Realistis di Angka, Strategis di Arah Kebijakan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menambahkan bahwa pembangunan SDM bersama industrialisasi dan transformasi digital adalah kunci daya saing ekonomi.
“Peningkatan keterampilan pasar tenaga kerja, penyederhanaan regulasi bisnis, peningkatan kompetisi dan inovasi, serta adopsi kemajuan teknologi seperti AI diharapkan menjadi game changer,” katanya.
RAPBN 2026 juga mengalokasikan Rp37,5 triliun untuk perlindungan sosial terkait pendidikan. Melalui kombinasi perluasan akses pendidikan dan penguatan riset, Kemdiktisaintek berkomitmen untuk dapat mencetak SDM berdaya saing global dalam upaya ikut serta menjaga dan memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.
Baca juga: Nota Keuangan dan RAPBN 2026: Realistis di Angka, Strategis di Arah Kebijakan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menambahkan bahwa pembangunan SDM bersama industrialisasi dan transformasi digital adalah kunci daya saing ekonomi.
“Peningkatan keterampilan pasar tenaga kerja, penyederhanaan regulasi bisnis, peningkatan kompetisi dan inovasi, serta adopsi kemajuan teknologi seperti AI diharapkan menjadi game changer,” katanya.
RAPBN 2026 juga mengalokasikan Rp37,5 triliun untuk perlindungan sosial terkait pendidikan. Melalui kombinasi perluasan akses pendidikan dan penguatan riset, Kemdiktisaintek berkomitmen untuk dapat mencetak SDM berdaya saing global dalam upaya ikut serta menjaga dan memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.
(nnz)
Lihat Juga :