Saat Isu Brainrot Menggema, Para Jenius Gen Z Ini Tawarkan Solusi Cerdas untuk Masalah Bangsa
Selasa, 26 Agustus 2025 - 23:27 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Utin tidak berhenti pada empati. Ia datang dengan sebuah solusi konkret: Motherhood Care Intervention (MCI), sebuah layanan terintegrasi dengan Posyandu dan Puskesmas yang melibatkan psikolog, dengan pendekatan 5A (Ask, Assess, Advice, Assist, Arrange) untuk mendampingi para ibu secara praktis dan psikologis.
Sementara itu, sang juara ketiga, Putri Malahayati dari Universitas Sriwijaya, Palembang, dengan berani membongkar "borok" di dunia pendidikan kedokteran: perundungan terhadap dokter residen.
Untuk memutus rantai kekerasan senioritas ini, Putri mengusulkan adopsi konsep AWARE (Altering Workplace Attitudes for Resident Education) yang bahkan sudah mulai ia terapkan di level organisasi mahasiswa kedokteran.
Dari Perang Skincare hingga Rantai Kekerasan di Dunia Kedokteran
Di posisi kedua, Muhammad Faruq Azhar dari Politeknik Negeri Batam menyoroti "medan perang" lain yang akrab dengan Gen Z: lautan hoaks dan overclaim produk skincare. Solusinya tajam dan komprehensif, mulai dari pengawasan digital proaktif hingga program pemulihan korban yang humanis.Sementara itu, sang juara ketiga, Putri Malahayati dari Universitas Sriwijaya, Palembang, dengan berani membongkar "borok" di dunia pendidikan kedokteran: perundungan terhadap dokter residen.
Untuk memutus rantai kekerasan senioritas ini, Putri mengusulkan adopsi konsep AWARE (Altering Workplace Attitudes for Resident Education) yang bahkan sudah mulai ia terapkan di level organisasi mahasiswa kedokteran.
Bukan Generasi Penggerutu, tapi Generasi Bermutu
Ketiga isu tersebut hanyalah puncak dari gunung es. Para finalis lainnya—total 16 orang yang terseleksi dari 534 Beswan Djarum—mengangkat berbagai masalah yang seringkali luput dari perhatian, mulai dari penyalahgunaan antibiotik, sampah digital, hingga kesetaraan bagi pengguna tangan kiri.Lihat Juga :