Kemendiktisaintek dan ADB Sepakat Perkuat Riset dan Pendidikan Tinggi Indonesia
Kamis, 28 Agustus 2025 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: KSTI 2025 Resmi Ditutup, 48 Peta Jalan Prioritas Riset Nasional Siap Digarap
Selain itu, dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan tinggi, Menteri Brian pun menekankan diperlukannya perluasan aksesibilitas fasilitas riset hingga mencapai daerah rural.
Pada pertemuan ini juga dilakukan pembahasan terkait penguatan program dan lulusan pascasarjana melalui joint dan double degree dengan universitas luar negeri, tetapi tetap berbasis di Indonesia.
Perwakilan ADB, Direktur Senior, Pembangunan Manusia dan Sosial, Kantor Sektor Pembangunan Manusia dan Sosial, Ayako Inagaki menyampaikan bahwa pendidikan tinggi, sains, teknologi, dan inovasi merupakan kunci dari produktivitas dan pembangunan di Indonesia. ADB menekankan komitmennya mendukung sektor strategis seperti semikonduktor dan energi terbarukan.
Melalui pertemuan ini, Kemendiktisaintek dan ADB sepakat untuk memperkuat ekosistem riset dan pendidikan tinggi di Indonesia. Sinergi tersebut diharapkan melahirkan sumber daya manusia unggul, meningkatkan daya saing global, serta menjawab tantangan pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Kami mendukung pembangunan nasional berbasis sains, teknologi, dan riset yang inovatif. Komitmen kami adalah melalui pekerjaan analitis, saling berbagi ilmu pengetahuan, dan reformasi kebijakan yang dibutuhkan,” kata Ayako.
Selain itu, dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan tinggi, Menteri Brian pun menekankan diperlukannya perluasan aksesibilitas fasilitas riset hingga mencapai daerah rural.
Pada pertemuan ini juga dilakukan pembahasan terkait penguatan program dan lulusan pascasarjana melalui joint dan double degree dengan universitas luar negeri, tetapi tetap berbasis di Indonesia.
Pembangunan Berbasis Riset dan Inovasi
Perwakilan ADB, Direktur Senior, Pembangunan Manusia dan Sosial, Kantor Sektor Pembangunan Manusia dan Sosial, Ayako Inagaki menyampaikan bahwa pendidikan tinggi, sains, teknologi, dan inovasi merupakan kunci dari produktivitas dan pembangunan di Indonesia. ADB menekankan komitmennya mendukung sektor strategis seperti semikonduktor dan energi terbarukan.
Melalui pertemuan ini, Kemendiktisaintek dan ADB sepakat untuk memperkuat ekosistem riset dan pendidikan tinggi di Indonesia. Sinergi tersebut diharapkan melahirkan sumber daya manusia unggul, meningkatkan daya saing global, serta menjawab tantangan pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Kami mendukung pembangunan nasional berbasis sains, teknologi, dan riset yang inovatif. Komitmen kami adalah melalui pekerjaan analitis, saling berbagi ilmu pengetahuan, dan reformasi kebijakan yang dibutuhkan,” kata Ayako.
(nnz)
Lihat Juga :