ITS Tambah 5 Guru Besar Baru, Perkuat Penelitian Biodiversitas hingga Perubahan Iklim
Jum'at, 29 Agustus 2025 - 06:53 WIB
loading...
A
A
A
Melanjutkan pembacaan orasi ilmiah, guru besar yang juga dari Departemen Biologi Prof Dr techn Endry Nugroho Prasetyo mempresentasikan orasi ilmiahnya dengan judul Teknologi Enzimatik Mengubah Paradigma Katalis Konvensional.
Baca juga: Tim Robot ITS Sabet Dua Penghargaan ABU Robocon 2025 di Mongolia
“Enzim sebagai katalis biologis menawarkan alternatif ramah lingkungan karena sifatnya yang spesifik dan efisien, sehingga berpotensi besar menggantikan bahan kimia berbahaya dalam berbagai industri,” terang Endry yang merupakan guru besar ke-228 ITS.
Selanjutnya, Prof Dr Eng M Zikra dari Departemen Teknik Kelautan ITS memaparkan orasi ilmiahnya yang berjudul Memahami Hidrodinamika Pantai dan Pemanfaatannya dalam Menghadapi Tantangan Lingkungan Pesisir di Indonesia. “Data gelombang laut sangat penting untuk merancang struktur pantai yang aman serta meminimalisasi risiko kecelakaan laut akibat perubahan iklim dan cuaca ekstrem,” ungkap Zikra, guru besar ke-229 ITS.
Sementara itu, Prof Dr Yuly Kusumawati yang dikukuhkan menjadi guru besar ke-230 ITS menyampaikan orasi ilmiah berjudul Peran Kimia Komputasi dalam Memperkuat Fondasi Perkembangan Teknologi. “Kimia komputasi memungkinkan kita memprediksi dan mensimulasikan perilaku molekul secara efisien, sehingga dapat menjadi fondasi penting bagi lahirnya teknologi yang lebih aman dan efektif,” jelas profesor dari Departemen Kimia ITS ini.
Baca juga: Tim Robot ITS Sabet Dua Penghargaan ABU Robocon 2025 di Mongolia
“Enzim sebagai katalis biologis menawarkan alternatif ramah lingkungan karena sifatnya yang spesifik dan efisien, sehingga berpotensi besar menggantikan bahan kimia berbahaya dalam berbagai industri,” terang Endry yang merupakan guru besar ke-228 ITS.
Selanjutnya, Prof Dr Eng M Zikra dari Departemen Teknik Kelautan ITS memaparkan orasi ilmiahnya yang berjudul Memahami Hidrodinamika Pantai dan Pemanfaatannya dalam Menghadapi Tantangan Lingkungan Pesisir di Indonesia. “Data gelombang laut sangat penting untuk merancang struktur pantai yang aman serta meminimalisasi risiko kecelakaan laut akibat perubahan iklim dan cuaca ekstrem,” ungkap Zikra, guru besar ke-229 ITS.
Sementara itu, Prof Dr Yuly Kusumawati yang dikukuhkan menjadi guru besar ke-230 ITS menyampaikan orasi ilmiah berjudul Peran Kimia Komputasi dalam Memperkuat Fondasi Perkembangan Teknologi. “Kimia komputasi memungkinkan kita memprediksi dan mensimulasikan perilaku molekul secara efisien, sehingga dapat menjadi fondasi penting bagi lahirnya teknologi yang lebih aman dan efektif,” jelas profesor dari Departemen Kimia ITS ini.
Lihat Juga :