Cerita Stephani, Lulus UGM Jurusan Hukum dengan IPK 4.00: Ingin Membanggakan Orang Tua
Jum'at, 29 Agustus 2025 - 07:09 WIB
loading...
A
A
A
Stephani mengaku bersyukur berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana dengan IPK sempurna di usia 21 tahun dengan masa studi 4 tahun. Menurutnya, capaian ini tidak lepas dari dukungan dari orang tua dan motivasi diri.
Ia mengaku beruntung bisa mengenyam pendidikan tinggi, sebab menurunnya, banyak teman sebayanya di Sumbawa yang tidak bisa melanjutkan kuliah dengan berbagai faktor kondisi ekonomi.
Baca juga: Cerita Christopher, Jadi Dokter Gigi Spesialis di Usia 28 Tahun dan Lulusan Termuda UGM
“Dari Sumbawa sendiri, masih sangat banyak anak yang tidak bisa kuliah atau bisa kuliah tapi berhenti di tengah tengah karena ekonomi tiba-tiba susah. Saya mencoba mengingat bahwa setiap langkah saya di Pulau Jawa itu dibayar mahal oleh orang tua saya, sehingga tidak boleh bagi saya untuk semena-mena menggunakan kesempatan tersebut,” ujarnya.
Suka Tantangan dan Kompetisi
Ia mengaku beruntung bisa mengenyam pendidikan tinggi, sebab menurunnya, banyak teman sebayanya di Sumbawa yang tidak bisa melanjutkan kuliah dengan berbagai faktor kondisi ekonomi.
Baca juga: Cerita Christopher, Jadi Dokter Gigi Spesialis di Usia 28 Tahun dan Lulusan Termuda UGM
“Dari Sumbawa sendiri, masih sangat banyak anak yang tidak bisa kuliah atau bisa kuliah tapi berhenti di tengah tengah karena ekonomi tiba-tiba susah. Saya mencoba mengingat bahwa setiap langkah saya di Pulau Jawa itu dibayar mahal oleh orang tua saya, sehingga tidak boleh bagi saya untuk semena-mena menggunakan kesempatan tersebut,” ujarnya.
Suka Tantangan dan Kompetisi
Lihat Juga :