Lebih dari 300 Pendidik Ikuti Pelatihan Human AI Collaboration, Komunitas IDEA Diresmikan

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 15:34 WIB
loading...
Lebih dari 300 Pendidik...
Pelatihan bersertifikat Pendidikan Berbasis Human AI Collaboration yang digelar Cendekian Corporate Learning and Development bersama Children’s House–Cendekia Harapan berkolaborasi dengan Kreats Technology. Foto/Ist.
A A A
JAKARTA - Di tengah perdebatan tentang peran teknologi di kelas, pelatihan bersertifikat Pendidikan Berbasis Human AI Collaboration yang digelar Cendekian Corporate Learning and Development bersama Children’s House–Cendekia Harapan berkolaborasi dengan Kreats Technology menghadirkan jawaban yang konkret.

Acara yang diikuti lebih dari tiga ratus pendidik, dengan lebih dari seratus sepuluh peserta hadir luring. Energi kolaboratif ini mengerucut pada lahirnya komunitas Indonesia Development of Education and AI atau IDEA, ruang bersama untuk menyulam praktik, etika, dan jejaring dukungan antarguru agar pemanfaatan AI di sekolah berjalan aman, efektif, dan bermakna.

Baca juga: Cara Daftar TKA 2025: Jadwal, Simulasi Online, dan Manfaat Sertifikat untuk Siswa

Sesi pembuka menghadirkan sambutan Sheena Abigail, selaku Vice Principal CH School dan COO CH Group. Ia menggarisbawahi bahwa literasi sains dan teknologi bukan sekadar keterampilan tambahan, melainkan nadi inovasi pembelajaran. Undangan Sheena tegas dan jelas: sekolah perlu bergerak serentak, bukan hanya mencoba alat, tetapi membentuk budaya kolaborasi manusia dan AI yang berpijak pada keselamatan, etika, serta relevansi bagi murid.

Keynote speech pertama disampaikan Prof Toni Toharudin, Kepala BSKAP Kemendikdasmen. Pandangannya menohok kebiasaan lama yang masih bertahan di ruang kelas. Menurut Prof Toni, masa depan pendidikan tidak bertumpu pada hafalan, melainkan pada orkestrasi kolaborasi manusia dan kecerdasan buatan.

Guru diposisikan sebagai arsitek pembelajaran yang merancang pengalaman belajar kritis, kreatif, dan beretika. Ia mendorong kurikulum dan asesmen yang menumbuhkan penalaran, literasi data, serta tanggung jawab etis, sambil membangun budaya inovasi yang aman dan inklusif agar teknologi benar-benar memperkuat misi kemanusiaan pendidikan.

Pada sesi berikutnya, Lidia Sandra S, Wakil Rektor I Universitas Bali Dwipa dan CEO CH Group, menyerukan perubahan yang berakar pada tujuan pendidikan. AI, menurutnya, bukan untuk menggantikan manusia, melainkan untuk berkolaborasi dan membebaskan guru serta pelajar dari sekadar mengerjakan tugas menuju ruang berpikir, berkreasi, dan memetik hikmah.

Ia mendorong penggunaan AI yang sadar dan seimbang dengan latihan kognitif tanpa AI agar nalar tetap terpelihara, sekaligus menggeser penilaian dari produk ke proses yang mencatat iterasi, refleksi, dan batasan AI. Ajakan penutupnya sederhana namun menggelitik nurani pendidik: mulailah dengan satu langkah kecil hari ini.

Sebagai pembicara utama, Timothy Dillan, yang pada usia 19 tahun telah menempuh pendidikan doktor Ilmu Komputer dengan spesialisasi kecerdasan buatan, menawarkan lompatan praktis yang dibutuhkan sekolah. Ia menegaskan ekosistem pendidikan telah memasuki era AI first, saat standar produktivitas melesat dan cara kerja bergeser cepat.

Bukan AI yang menggantikan manusia, melainkan manusia yang memanfaatkan AI akan menggantikan yang tidak. Di ruang kelas, AI kuat dalam pengenalan pola dan kemampuan mengingat, tetapi tetap pasif sehingga manusia harus memberi konteks, niat, dan arah.

Timothy memandu guru merancang prompt yang presisi melalui kerangka enam langkah yang mencakup peran, tugas, memori konteks, instruksi, contoh, dan keluaran agar hasil AI konsisten dan siap pakai. Ia memperlihatkan generator rencana pelaksanaan pembelajaran, simulasi atau digital twin, pembuatan presentasi cepat, penilaian otomatis, serta kreasi gambar untuk menghidupkan konsep.

Semua dirajut dalam kerangka INTEGRATE yang mengalir dari Identify, Navigate, Transform, Engage, Generate, Reflect, Assess, Transfer hingga Evolve sehingga integrasi AI ke kurikulum berjalan natural. Ia juga menghadirkan sebuah bot AI kustom ala ChatGPT yang dirancang untuk kebutuhan pengajaran sehingga guru dapat menyusun materi, mengevaluasi pekerjaan, dan merancang aktivitas kelas dengan lebih efisien.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
Disertasi Doktor Komunikasi...
Disertasi Doktor Komunikasi Ungkap Bahaya Ketergantungan pada AI Smartwatch
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Workshop Penyusunan Modul Ajar untuk Guru Tingkat SD
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Rekomendasi
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Biaya Pernikahan Jennifer...
Biaya Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner Tembus Rp6 Miliar
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
Berita Terkini
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved