Bantuan Kuota untuk PJJ, Kemendikbud Diminta Sediakan Call Center

Jum'at, 11 September 2020 - 14:24 WIB
loading...
Bantuan Kuota untuk...
Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifuddian berharap Kemendikbud menyediakan fasilitas pusat panggilan atau call center yang bisa membantu sekolah yang belum bisa melakukan verifikasi dan validasi data nomor ponsel untuk bantuan kuota data.

Politikus Golongan Karya ini menduga bahwa masih banyak sekolah-sekolah baik itu di perkotaan ataupun di desa yang belum sempat melakukan verifikasi nomor ponsel guru dan siswanya di Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Hal ini, ujarnya, karena Kemendikbud dinilai memberikan waktu yang sempit untuk memenuhi proses tersebut. (Baca juga: Mendikbud Harus Pastikan Sekolah Swasta juga Dapat Bantuan Kuota )

"Saya juga mengharapkan adanya call center bagi mereka yang kesulitan untuk mengupdate data tersebut di dapodik. Dugaan saya mungkin masih banyak yang belum sempat melakukan ini karena sempitnya waktu yang diberikan,” katanya ketika dihubungi SINDONews, Jumat (11/9).

Mengenai haruskah bantuan ini dilakukan bertahap agar tidak ada guru dan siswa yang ketinggalan, Hetifah menegaskan, Kemendikbud harus melakukan evaluasi dari distribusi pulsa tahap satu ini. Sebab, ujarnya, evaluasi ini diperlukan untuk perbaikan dan juga solusi jika ada data nomor ponsel yang masih tercecer.

Hetifah juga berharap, data semua nomor ponsel yang diverifikasi dan validasi ini harus bisa digabungkan dengan ketersediaan sinyal di semua daerah. Sebab Hetifah pun tidak ingin bantuan kuota ini sia-sia tidak bisa dipakai oleh semua guru dan siswa. "Akan percuma membagikan kuota di daerah-daerah yang sinyalnya tidak ada," imbuhnya. (Baca juga: Kemenag Ajukan Anggaran Tambahan untuk PJJ di Madrasah Rp3,8 T )

Diketahui, Kemendikbud akan memberikan bantuan kouta internet untuk siswa sebesar 35 GB/bulan. Lalu untuk guru sebesar 42 GB/bulan. Sementara bantuan kuota internet untuk mahasiswa dan dosen diberikan lebih banyak yakni 50 GB/bulan. Subsidi kuota internet yang akan diberikan dari September hingga Desember ini disediakan dengan anggaran Rp7,2 Triliun.

Kemendikbud pun telah meminta seluruh sekolah dan perguruan tinggi untuk melakukan verifikasi dan validasi data nomor ponsel guru, siswa, dosen dan mahasiswa yang masih aktif. Proses ini dijadwalkan akan selesai hari ini (11/9) dimana setelah itu seluruh nomor ponsel tersebut akan diberikan ke masing-masing provider untuk proses pengisian kuota.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB Sekolah Nasional...
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Dimulai 21 Juli, Ini Jadwal Seleksi hingga MPLS
Perluas Akses Pendidikan,...
Perluas Akses Pendidikan, 500 Sekolah Nasional Terintegrasi akan Dibangun hingga 2029
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Pemda Siapkan Kebijakan bagi Sekolah dengan Jumlah Murid Terbatas
Pendaftaran TKA SMA...
Pendaftaran TKA SMA 2026 Akan Segera Dibuka, Begini Cara Daftarnya
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Usulan Tambahan Anggaran...
Usulan Tambahan Anggaran Rp5,783 T untuk Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag Disetujui Kemenkeu
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
Ceramah di Sekolah Alazka,...
Ceramah di Sekolah Alazka, KH Anwar Zahid Minta Orang Tua Dampingi Anak Main HP
Cinta Laura Biayai Sekolah...
Cinta Laura Biayai Sekolah Asisten hingga Lulus SMA, Alasannya Bikin Haru
Rekomendasi
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Terjaring OTT
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Berita Terkini
Kemendikdasmen Siapkan...
Kemendikdasmen Siapkan Lulusan SMK Hadapi Era Robotika, Prospek Karier Menjanjikan
SPMB Sekolah Nasional...
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Dimulai 21 Juli, Ini Jadwal Seleksi hingga MPLS
Perluas Akses Pendidikan,...
Perluas Akses Pendidikan, 500 Sekolah Nasional Terintegrasi akan Dibangun hingga 2029
APDOVI Perkuat Kapasitas...
APDOVI Perkuat Kapasitas Dosen Vokasi untuk Cetak Lulusan Berkualitas
Cara Mudah Cek Penerima...
Cara Mudah Cek Penerima PIP 2026 Pakai NIK dan NISN
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved