Jepang Tertarik dengan Riset Pisang untuk Filtrasi Air Karya Dosen FKM UNEJ
Rabu, 03 September 2025 - 12:21 WIB
loading...
A
A
A
Pada sesi diskusi, peneliti FKM UNEJ, Rahayu Sri Pujiati yang aktif meneliti potensi serat batang pisang menjelaskan, mereka sudah melaksanakan riset batang pohon pisang sebagai bahan filtrasi air dari serat alam. Dari penelitian yang mereka lakukan, batang pohon pisang berpotensi sebagai serat alam yang mampu mengikat logam berat timbal (Pb) yang ada di air yang tercemar.
Baca juga: TNI Tampilkan Inovasi FIB di Upacara Gelar Kehormatan Militer di Pusdiklatpassus
Caranya dengan terlebih dulu mengubah batang pohon pisang menjadi arang aktif. Dari penelitian yang mereka lakukan di sumur warga di daerah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari Jember, pemberian arang aktif dari batang pohon pisang pada air sumur warga, menunjukkan keberhasilan menurunkan kadar timbal di air sumur.
“Batang pohon pisang mengandung lima puluh lima persen selulosa yang mampu mengikat timbal dalam air. Batang pohon pisang sebagai bahan filtrasi air ini potensial untuk dikembangkan karena ramah alam dan bahan bakunya banyak tersedia di Jember,” jelas Rahayu yang antusias menyambut kerja sama dengan koleganya dari Kyoto University.
Sementara itu Wakil Rektor IV bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi UNEJ, Prof. Bambang Kuswandi menyambut gembira rintisan kerja sama ini. Menurutnya UNEJ terus berusaha mengembangkan riset berbasis potensi lokal agar mampu memberikan dampak serta solusi nyata bagi permasalahan yang ada di masyarakat.
Baca juga: TNI Tampilkan Inovasi FIB di Upacara Gelar Kehormatan Militer di Pusdiklatpassus
Caranya dengan terlebih dulu mengubah batang pohon pisang menjadi arang aktif. Dari penelitian yang mereka lakukan di sumur warga di daerah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari Jember, pemberian arang aktif dari batang pohon pisang pada air sumur warga, menunjukkan keberhasilan menurunkan kadar timbal di air sumur.
“Batang pohon pisang mengandung lima puluh lima persen selulosa yang mampu mengikat timbal dalam air. Batang pohon pisang sebagai bahan filtrasi air ini potensial untuk dikembangkan karena ramah alam dan bahan bakunya banyak tersedia di Jember,” jelas Rahayu yang antusias menyambut kerja sama dengan koleganya dari Kyoto University.
Sementara itu Wakil Rektor IV bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi UNEJ, Prof. Bambang Kuswandi menyambut gembira rintisan kerja sama ini. Menurutnya UNEJ terus berusaha mengembangkan riset berbasis potensi lokal agar mampu memberikan dampak serta solusi nyata bagi permasalahan yang ada di masyarakat.
Lihat Juga :