Sambut Ajaran Baru, Universitas Internasional Ini Tanamkan Kepedulian kepada Sesama
Kamis, 04 September 2025 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Cita-cita Jadi Notaris, Duiddo Imani Muhammad Jadi Wisudawan Termuda FH UGM 2025
Untuk tahun ajaran 2025/2026, SGU menyambut mahasiswa dari Jerman, India, Qatar, Kanada, Malaysia, Afganistan, Filipina, Nigeria, Libya, hingga Amerika Serikat. Keberagaman ini menghadirkan dinamika budaya yang kaya dan memperluas wawasan mahasiswa sejak hari pertama mereka berkuliah.
Selama empat hari, para mahasiswa baru diajak melewati serangkaian kegiatan yang membangun semangat solidaritas, keberanian beradaptasi, hingga kepedulian sosial.
“Mulai dari motivational talk yang menginspirasi, seminar kesehatan mental, hingga Amazing Race yang membawa mereka mengenal kampus dengan cara interaktif. Namun, inti dari OW 2025 terletak pada program Project Altuera,” tambah Rektor.
Di Project Altuera, SGU mengundang 50 anak yatim untuk berpartisipasi dalam berbagai permainan dan aktivitas bersama mahasiswa baru. Selain itu, dilakukan juga penyerahan donasi yang dikumpulkan selama OW.
Program ini menjadi simbol nyata implementasi nilai Social Care, salah satu komponen dari core values SGU yang dikenal dengan nama RAPIDS (Resilience, Adaptability, Proactivity, Integrity, Discipline, Social Care).
Ketua Program OW 2025, Muhammad Najwan Nurianto, menyampaikan pihaknya ingin menanamkan rasa kepedulian sosial bukanlah sesuatu yang diajarkan di akhir, melainkan dibangun sejak hari pertama mereka menjadi bagian dari SGU.
Untuk tahun ajaran 2025/2026, SGU menyambut mahasiswa dari Jerman, India, Qatar, Kanada, Malaysia, Afganistan, Filipina, Nigeria, Libya, hingga Amerika Serikat. Keberagaman ini menghadirkan dinamika budaya yang kaya dan memperluas wawasan mahasiswa sejak hari pertama mereka berkuliah.
Selama empat hari, para mahasiswa baru diajak melewati serangkaian kegiatan yang membangun semangat solidaritas, keberanian beradaptasi, hingga kepedulian sosial.
“Mulai dari motivational talk yang menginspirasi, seminar kesehatan mental, hingga Amazing Race yang membawa mereka mengenal kampus dengan cara interaktif. Namun, inti dari OW 2025 terletak pada program Project Altuera,” tambah Rektor.
Di Project Altuera, SGU mengundang 50 anak yatim untuk berpartisipasi dalam berbagai permainan dan aktivitas bersama mahasiswa baru. Selain itu, dilakukan juga penyerahan donasi yang dikumpulkan selama OW.
Program ini menjadi simbol nyata implementasi nilai Social Care, salah satu komponen dari core values SGU yang dikenal dengan nama RAPIDS (Resilience, Adaptability, Proactivity, Integrity, Discipline, Social Care).
Ketua Program OW 2025, Muhammad Najwan Nurianto, menyampaikan pihaknya ingin menanamkan rasa kepedulian sosial bukanlah sesuatu yang diajarkan di akhir, melainkan dibangun sejak hari pertama mereka menjadi bagian dari SGU.
Lihat Juga :