Program Afirmasi Kualifikasi S1/D4 Kemendikdasmen Bantu Tingkatkan Kualitas Guru di Pelosok Sumut

Jum'at, 12 September 2025 - 18:11 WIB
loading...
Program Afirmasi Kualifikasi...
Program Bantuan Afirmasi Kualifikasi S1/D4 Kemendikdasmen turut dirasakan oleh dua guru di Dairi, Sumatera Utara. Foto/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Kabar gembira datang bagi guru- guru di pelosok negeri. Melalui Program Bantuan Afirmasi Kualifikasi S1/D4 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ( Kemendikdasmen ) ribuan guru non-sarjana kini mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi.

Program afirmasi ini secara khusus ditujukan bagi guru PAUD dan SD yang belum memiliki gelar sarjana, dengan tujuan meningkatkan kualitas pengajaran di sekolah.

Tahun ini, program tersebut menyasar 12 ribu guru di berbagai daerah di Indonesia. Setiap peserta yang lolos akan memperoleh bantuan biaya pendidikan sebesar Rp3 juta per semester hingga menyelesaikan studi.

Baca juga: Presiden Prabowo Berikan 3 Kado Spesial untuk Guru di HUT ke-80 RI, Apa Saja?

Dua guru yang sehari-hari mengajar di SD Swasta Advent Parsaoran, Desa Pangururan, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menjadi bagian dari mereka yang beruntung.

Keduanya adalah Palentina Nainggolan (51), guru kelas IV dengan 11 tahun masa pengabdian, serta Linda Simanjuntak (51), guru kelas I yang telah mendedikasikan hidupnya selama 25 tahun untuk dunia pendidikan.

Meski hanya berijazah SMA, Palentina dan Linda kini resmi berstatus mahasiswa berkat program afirmasi tersebut. Mereka mengaku tidak pernah menyangka bahwa impian untuk meraih pendidikan tinggi akhirnya bisa terwujud.

Baca juga: BSU Guru PAUD Non Formal 2025 Cair, Begini Cara Cek dan Mencairkannya

“Dari dulu saya ingin melanjutkan kuliah saya. Jadi dengan ini saya bisa mengembangkan pendidikan saya juga. Lalu, cara mengajar di kelas bisa lebih berkembang,” ucap Palentina dengan penuh rasa syukur.

Program Afirmasi Kualifikasi S1/D4 Kemendikdasmen Bantu Tingkatkan Kualitas Guru di Pelosok Sumut

Palentina Nainggolan.

Linda pun menyampaikan rasa bahagia yang sama. Baginya, kesempatan ini bukan hanya hadiah untuk dirinya, tetapi juga untuk murid-murid yang diajarnya.

“Saya senang bisa meningkatkan cara mengajar saya di kelas. Pendidikan saya hanya tamat SMA, tetapi saya bisa dikuliahkan lewat beasiswa pemerintah. Saya sangat berterima kasih. Jadi saya bisa tingkatkan kualitas dan metode mengajar saya di sekolah,” ujarnya.

Program Afirmasi Kualifikasi S1/D4 Kemendikdasmen Bantu Tingkatkan Kualitas Guru di Pelosok Sumut

Linda Simanjuntak.

Harapan Besar untuk Generasi Penerus


Bagi keduanya, kuliah bukan sekadar mengejar gelar sarjana, melainkan bentuk nyata komitmen mereka dalam mencerdaskan anak bangsa. Setelah bertahun-tahun mengabdi di ruang kelas sederhana di desa, mereka ingin hadir dengan semangat baru.

“Dengan program ini, kami lebih bersemangat mengajar. Kami ingin anak-anak didik kami tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas,” ungkap Linda penuh keyakinan.

Palentina dan Linda hanyalah dua dari ribuan guru yang mendapat manfaat program afirmasi kualifikasi ini. Cerita mereka menjadi bukti bahwa dukungan pemerintah melalui beasiswa pendidikan mampu membuka pintu kesempatan, bahkan bagi guru-guru yang sudah puluhan tahun mengabdi di pelosok.

Program Afirmasi, Investasi untuk Pendidikan Indonesia


Dengan semakin banyak guru yang memiliki kualifikasi sarjana, diharapkan mutu pendidikan di tingkat PAUD dan SD dapat meningkat secara signifikan.

Selain itu, program ini juga menjadi bentuk apresiasi negara terhadap dedikasi guru-guru yang selama ini telah bekerja keras mencerdaskan anak bangsa, meski dengan keterbatasan pendidikan formal.

Bantuan biaya pendidikan sebesar Rp3 juta per semester diharapkan cukup meringankan beban ekonomi guru, sehingga mereka dapat fokus menyelesaikan studi.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
P2G: Kasus Chromebook...
P2G: Kasus Chromebook Hanya Bagian Kecil, Telusuri Aliran Dana Triliunan
Rekomendasi
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Berita Terkini
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved