Mengenal UTS Insearch yang Ada di Riwayat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka

Selasa, 23 September 2025 - 17:28 WIB
loading...
Mengenal UTS Insearch...
Setelah dikaitkan dengan riwayat pendidikan Wapres RI Gibran Rakabuming Raka, UTS Insearch belakangan ini menjadi subjek perbincangan publik. Foto/Arif Julianto.
A A A
JAKARTA - Setelah dikaitkan dengan riwayat pendidikan Wapres RI Gibran Rakabuming Raka , UTS Insearch belakangan ini menjadi subjek perbincangan publik. Banyak orang menyebut lembaga ini sebagai "SMA" Gibran, meskipun faktanya berbeda.

Melansir laman Studi di Australia, UTS Insearch adalah lembaga pendidikan internasional yang berbasis di Sydney, Australia, yang menawarkan jalur persiapan (pathway) bagi siswa internasional sebelum mereka beralih ke University of Technology Sydney (UTS).

Baca juga: Roy Suryo Datangi Kemendikdasmen, Pertanyakan Ijazah Gibran Setara SMA

Lembaga ini bukanlah sekolah menengah atas formal seperti sekolah menengah atas di Indonesia, tetapi berfungsi sebagai jembatan akademik dengan program foundation dan diploma yang ditawarkan.

UTS Insearch menawarkan program akademik bahasa Inggris, studi fondasi, dan diploma pendidikan tinggi. Jalur fondasi memungkinkan siswa yang belum memenuhi syarat masuk langsung ke universitas untuk mempersiapkan diri secara akademis dan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka.

Baca juga: Roy Suryo Ungkap Ijazah S2 Gibran Hanya Setara SMA

Program diploma juga memungkinkan lulusan masuk ke tahun kedua perkuliahan di UTS, membuat UTS Insearch menjadi pilihan yang populer bagi siswa.

Siswa dapat memilih dari bidang studi berikut: Akademik Inggris, Bisnis, Komunikasi, Desain dan Arsitektur, Teknik, Teknologi Informasi dan Ilmu Pengetahuan.

Saat ini, Pakar Telematika dan ahli forensik Rismon Sianipar melihat ada kejanggalan mengenai jejak pendidikan Gibran tersebut.

Baca juga: Roy Suryo Datangi Kemendikdasmen, Pertanyakan Ijazah Gibran Setara SMA

Bahkan keduanya mendatangani Gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta, Selasa (23/9/2025) untuk meminta keterangan atas ijazah Gibran yang setara SMA itu.

Roy bertemu Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikdasmen Eko Susanto untuk meminta ketegasan dari dugaan penyetaraan ijazah Gibran.

Dia mempertanyakan sejumlah kejanggalan dari riwayat pendidikan Wapres Gibran. Ia pun membawa sederet bukti dari riwayat pendidikan tersebut yang dianggap penuh kekeliruan.

Diketahui dalam riwayat pendidikan Wapres Gibran, ia pernah bersekolah di Orchid Park Secondary School, Singapore dari tahun 2002-2004. Namun, diketahui hanya asa raport kelas 10 dan 11 SMA yang dimiliki Wapres Gibran.



Roy juga mengungkap tahun masuk dan lulus yang tertera dalam riwayat pendidikan tersebut pun tak sesuai.

“Riwayat pendidikannya ini, dari Orchid Park Secondary School, Singapore itu ada raport kelas 10 dan 11, itu saja, fotocooy raportnya. Tahunnya pun berbeda, jadinini pun berubah lagi datanya,” tambahnya.

Ahli forensi, Rismon Sianipar juga mengungkap adanya kejanggalan dari ijazah Wapres Gibran. Surat keterangan yang menyatakan Gibran telah lulus kelas 12 dari UTS Insearch, Syndey, Australia ini dianggap tak sah dan menduga Gibran tak memiliki ijazah SMA.

“Gibran Rakabuming Raka tidak memiliki ijazah SMA. Kalau ini (surat keterangan) setara dengan ijazah SMA/SMK, bisa gak kita pakai ini untuk melamar pekerjaan,” pungkasnya.

M/G Tasya Rosmalina

(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Unika Atma Jaya Luncurkan...
Unika Atma Jaya Luncurkan Ijazah Digital Berbasis Blockchain
Beasiswa LPDP-AAS 2026...
Beasiswa LPDP-AAS 2026 Dibuka, Kuliah S2 di 30 Kampus Top Australia
Jejak Pendidikan Vidi...
Jejak Pendidikan Vidi Aldiano, Lulusan S2 University of Manchester
Profil Pendidikan Kim...
Profil Pendidikan Kim Seon Ho, Fasih 4 Bahasa di Drakor Can This Love Be Translated?
Beasiswa S2 Double Degree...
Beasiswa S2 Double Degree Kemenag–Australia 2026 Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Jadwalnya
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Rekomendasi
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Berita Terkini
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved