Program Pertukaran Pelajar Singapura–Indonesia Dorong Kepemimpinan Global dan Empati Budaya
Selasa, 14 Oktober 2025 - 22:00 WIB
loading...
30 siswa dari Raffl es Institution Singapore memulai perjalanan imersif di SIS Kelapa Gading North East Jakarta. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Selama dua minggu, 30 siswa dari Raffles Institution Singapore memulai perjalanan imersif di SIS Kelapa Gading North East Jakarta, berpartisipasi dalam program yang menyatukan budaya, ide, dan perspektif bersama.
Program Beyond Borders: Immersing Rafflesians in Indonesia for Global Leadership, merupakan sebuah inisiatif kolaboratif antara Raffles Institution (RI), SIS Group of Schools, dan Generasi Edukator Indonesia (GenEd), menandai langkah positif dalam membina pemimpin masa depan yang berpikiran global.
Baca juga: Kepala SMAN 1 Cimarga Lebak Dicopot Akibat Tampar Siswa Merokok
Program ini menindaklanjuti penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) awal tahun ini antara Jaspal Sidhu, Founder dan Chairman SIS Group of Schools, dan Aaron Loh, Kepala Sekolah RI, yang menjadi dasar bagi pertukaran pelajar yang berkelanjutan antara kedua negara.
Selama perjalanan 16 hari, siswa RI menjelajahi Indonesia dari berbagai sudut pandang; kehidupan dan pembelajaran budaya, sejarah, politik, serta sosial bersama siswa SIS. Melalui lokakarya, tur budaya, dan proyek kolaboratif, para siswa merefl eksikan persamaan dan perbedaan antara Singapura dan Indonesia, mengembangkan empati, dan bertukar pikiran mengenai inisiatif yang dapat bermanfaat bagi kedua negara.
Mengapa Beyond Borders Penting: Melihat Dunia Secara Berbeda: Siswa memperoleh wawasan langsung tentang budaya, sejarah, dan masyarakat Indonesia.
Membangun Empati: Membandingkan kehidupan sebagai warga negara Singapura dengan warga negara Indonesia menumbuhkan pengertian dan kasih sayang. Menciptakan Dampak: Siswa akan merancang program, produk, atau inisiatif yang dapat memperkuat kolaborasi lintas batas.
Dipandu oleh enam staf RI dan dikoordinasikan oleh tim Learning & Experience GenEd, program ini memastikan setiap kegiatan, mulai dari wisata budaya hingga lokakarya kolaboratif, berjalan dengan lancar dan transformatif.
“Kemitraan ini mencerminkan visi kami untuk menumbuhkembangkan pemimpin berwawasan global. Melalui keterlibatan lintas budaya, kami berupaya memupuk pemahaman, empati, dan kolaborasi yang melampaui batas negara," ujar Founder dan Chairman SIS Group of Schools, Jaspal Sidhu, melalui siaran pers, Selasa (14/10/2025).
Aaron Loh, Kepala Sekolah RI, menambaahkan, “Beyond Borders bukan sekadar program pertukaran. Ini adalah pengalaman regional yang mendalam sebuah kesempatan bagi para siswa kami untuk memperoleh wawasan langsung tentang beragam budaya, sehingga kami dapat membina generasi yang peka budaya dan memiliki kesadaran global.”
Program Beyond Borders: Immersing Rafflesians in Indonesia for Global Leadership, merupakan sebuah inisiatif kolaboratif antara Raffles Institution (RI), SIS Group of Schools, dan Generasi Edukator Indonesia (GenEd), menandai langkah positif dalam membina pemimpin masa depan yang berpikiran global.
Baca juga: Kepala SMAN 1 Cimarga Lebak Dicopot Akibat Tampar Siswa Merokok
Program ini menindaklanjuti penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) awal tahun ini antara Jaspal Sidhu, Founder dan Chairman SIS Group of Schools, dan Aaron Loh, Kepala Sekolah RI, yang menjadi dasar bagi pertukaran pelajar yang berkelanjutan antara kedua negara.
Selama perjalanan 16 hari, siswa RI menjelajahi Indonesia dari berbagai sudut pandang; kehidupan dan pembelajaran budaya, sejarah, politik, serta sosial bersama siswa SIS. Melalui lokakarya, tur budaya, dan proyek kolaboratif, para siswa merefl eksikan persamaan dan perbedaan antara Singapura dan Indonesia, mengembangkan empati, dan bertukar pikiran mengenai inisiatif yang dapat bermanfaat bagi kedua negara.
Mengapa Beyond Borders Penting: Melihat Dunia Secara Berbeda: Siswa memperoleh wawasan langsung tentang budaya, sejarah, dan masyarakat Indonesia.
Membangun Empati: Membandingkan kehidupan sebagai warga negara Singapura dengan warga negara Indonesia menumbuhkan pengertian dan kasih sayang. Menciptakan Dampak: Siswa akan merancang program, produk, atau inisiatif yang dapat memperkuat kolaborasi lintas batas.
Dipandu oleh enam staf RI dan dikoordinasikan oleh tim Learning & Experience GenEd, program ini memastikan setiap kegiatan, mulai dari wisata budaya hingga lokakarya kolaboratif, berjalan dengan lancar dan transformatif.
“Kemitraan ini mencerminkan visi kami untuk menumbuhkembangkan pemimpin berwawasan global. Melalui keterlibatan lintas budaya, kami berupaya memupuk pemahaman, empati, dan kolaborasi yang melampaui batas negara," ujar Founder dan Chairman SIS Group of Schools, Jaspal Sidhu, melalui siaran pers, Selasa (14/10/2025).
Aaron Loh, Kepala Sekolah RI, menambaahkan, “Beyond Borders bukan sekadar program pertukaran. Ini adalah pengalaman regional yang mendalam sebuah kesempatan bagi para siswa kami untuk memperoleh wawasan langsung tentang beragam budaya, sehingga kami dapat membina generasi yang peka budaya dan memiliki kesadaran global.”
(nnz)
Lihat Juga :