Selamat, Universitas Yarsi Raih Akreditasi Unggul
Kamis, 16 Oktober 2025 - 21:33 WIB
loading...
Universitas Yarsi meraih akreditasi Unggul. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Jumlah perguruan tinggi swasta (PTS) di Jakarta yang mendapatkan akreditasi Unggul makin bertambah. Kali ini Universitas Yarsi melengkapi daftar PTS yang terjamin kualitas dan juga mutunya dengan status Unggul tersebut.
Rektor Universitas Yarsi, Prof.dr.Fasli Jalal menyatakan, akreditasi unggul dan internasional diraih Universitas Yarsi dan Prodi lewat suatu ikhtiar cerdas dari tim. Ditambah pula punya sarana dan prasarana belajar mengajar modern terkini.
Terkait penelitian atau riset bagian dari Catur Dharma, bagi Universitasi Yarsi masalah riset dan dana riset sudah jadi agenda besar program pengembangan Yarsi. Universitas Yarsi berusia 58 tahun sudah investasi besar.
Selain itu Universitas Yarsi sudah memiliki lembaga penelitian (Lemlit) dengan banyak ruangan dan fasilitas. Seperti laboratorium genomik, herbal, halal ,telomer, sel punca dan artificial intelligence (AI)
center.
"Sudah ada laboratorium perancang undang-undangan dan laboratorium sistem peradilan pidana modern berkomputer teknologi canggih. Begitu juga sumber daya manusianya," katanya melalui siaran pers, Kamis (16/10/2025).
Khusus penelitian bidang kedokteran, dua tahun lalu telah menambah alat-alat laboratorium senilai 10 miliar dan sesuai kebutuhan terus ditambah. Tidak itu saja, Menurut Prof Fasli, dosen-dosen didorong melakukan riset dan didorong melanjutkan pendidikan.
Kini sudah banyak dosen silih berganti belajar meneruskan jenjang program doktor dalam dan luar negeri. Tentu di Universitas Yarsi para dosen pasti melakukan penelitian dan Yayasan Yarsi membantu publikasinya," tambahnya.
Lebih jauh, Wakil Menteri Pendidikan Nasional tahun 2010 menegaskan, perhatian Yarsi pada penelitian
ini didasari Catur Dharma, ikut perkembangan dunia dan internasionalisasi perguruan tinggi.
Menurut Alumnus Doktor Cornell University New York ini, dalam melakukan penelitian Yarsi setiap tahun menyediakan Rp6 miliar dana riset dan pengurusan administrasinya tidak ribet. ”Akreditasi Unggul telah diraih dan tekad Yarsi jadi pendekar penelitian Insya Allah terwujud,” tuturnya.
Ditambahkannya, Universitas Yarsi punya laboratorium Halal Research Center (HRC) dengan peralatan canggih. Ini membedakan dengan kampus lain. Laboratorium ini sering dikunjungi dan jadi primadona. Setiap tamu telah berkunjung, semuanya kagum dan takjub terhadap keberadaan HRC.
Tamu itu berasal dari dalam dan luar negeri, seperti dari badan usaha milik negara, pemerintah dan swasta, perorangan atau group, termasuk perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN dan PTS).
“Para tamu mengatakan, Universitas Yarsi punya laboratorium HRC luar biasa dan futuristic,” kata Prof Fasli.
Yang istimewa lagi di Universitas Yarsi peserta didik diberikan Ruhul Islam setiap semester dan terintegrasi, sehingga melahirkan sarjana intelektual yang kokoh taqwanya kepada Allah Swt. dan bermanfaat bagi banyak orang.
"Akhirnya, akreditasi unggul telah diraih, internasional pun demikian, tentunya akan menjadi kampus berdampak. Alhamdulillah," tuturnya.
Tidak hanya institusi Universitas Yarsi yang meraih akreditasi unggul, namun satu per satu program studi (Prodi) di Universitas Yarsi mendapatkan akreditasi unggul.
Seperti baru-baru ini Prodi Sarjana Perpustakaan dan Sains Informasi. Sebelumnya Fakultas Ekonomi dan
Bisnis Prodi Sarjana Manajemen dan Prodi Sarjana Akuntansi, Fakultas Kedokteran Prodi Kedokteran
dan Profesi Kedokteran dan Prodi Magister Sains Biomedis.
Kemudian Prodi Ilmu Hukum, Perpustakaan dan Sains Informasi, Magister Kenotariatan, Prodi Managemen, Prodi Akuntansi, dan Magister Manajemen serta Prodi Psikologi semuanya juga meraih akreditasi Internasional dari Foundation for International Business Administration Accreditation
(FIBAA).
Menurut Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III, Henri Togar Hasiholan Tambunan LLDikti Wilayah III juga akan memfasilitasi PTS seperti penjaminan mutu akreditasi sehingga bermutu dan berdaya saing tinggi.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi ,Sains dan Teknologi, Prof.Dr.Fauzan meminta perguruan tinggi harus menggunakan paradigma progresif. Tak lagi hanya mencetak sarjana-sarjana generik namun kampus harus adaptif dan menyesuaikan kebutuhan industry serta mempunyai kompetensi sesuai industri. Kampus juga harus mempunyai inovasi dan improvisasi sesuai zaman kekinian.
Rektor Universitas Yarsi, Prof.dr.Fasli Jalal menyatakan, akreditasi unggul dan internasional diraih Universitas Yarsi dan Prodi lewat suatu ikhtiar cerdas dari tim. Ditambah pula punya sarana dan prasarana belajar mengajar modern terkini.
Terkait penelitian atau riset bagian dari Catur Dharma, bagi Universitasi Yarsi masalah riset dan dana riset sudah jadi agenda besar program pengembangan Yarsi. Universitas Yarsi berusia 58 tahun sudah investasi besar.
Selain itu Universitas Yarsi sudah memiliki lembaga penelitian (Lemlit) dengan banyak ruangan dan fasilitas. Seperti laboratorium genomik, herbal, halal ,telomer, sel punca dan artificial intelligence (AI)
center.
"Sudah ada laboratorium perancang undang-undangan dan laboratorium sistem peradilan pidana modern berkomputer teknologi canggih. Begitu juga sumber daya manusianya," katanya melalui siaran pers, Kamis (16/10/2025).
Khusus penelitian bidang kedokteran, dua tahun lalu telah menambah alat-alat laboratorium senilai 10 miliar dan sesuai kebutuhan terus ditambah. Tidak itu saja, Menurut Prof Fasli, dosen-dosen didorong melakukan riset dan didorong melanjutkan pendidikan.
Kini sudah banyak dosen silih berganti belajar meneruskan jenjang program doktor dalam dan luar negeri. Tentu di Universitas Yarsi para dosen pasti melakukan penelitian dan Yayasan Yarsi membantu publikasinya," tambahnya.
Lebih jauh, Wakil Menteri Pendidikan Nasional tahun 2010 menegaskan, perhatian Yarsi pada penelitian
ini didasari Catur Dharma, ikut perkembangan dunia dan internasionalisasi perguruan tinggi.
Menurut Alumnus Doktor Cornell University New York ini, dalam melakukan penelitian Yarsi setiap tahun menyediakan Rp6 miliar dana riset dan pengurusan administrasinya tidak ribet. ”Akreditasi Unggul telah diraih dan tekad Yarsi jadi pendekar penelitian Insya Allah terwujud,” tuturnya.
Ditambahkannya, Universitas Yarsi punya laboratorium Halal Research Center (HRC) dengan peralatan canggih. Ini membedakan dengan kampus lain. Laboratorium ini sering dikunjungi dan jadi primadona. Setiap tamu telah berkunjung, semuanya kagum dan takjub terhadap keberadaan HRC.
Tamu itu berasal dari dalam dan luar negeri, seperti dari badan usaha milik negara, pemerintah dan swasta, perorangan atau group, termasuk perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN dan PTS).
“Para tamu mengatakan, Universitas Yarsi punya laboratorium HRC luar biasa dan futuristic,” kata Prof Fasli.
Yang istimewa lagi di Universitas Yarsi peserta didik diberikan Ruhul Islam setiap semester dan terintegrasi, sehingga melahirkan sarjana intelektual yang kokoh taqwanya kepada Allah Swt. dan bermanfaat bagi banyak orang.
"Akhirnya, akreditasi unggul telah diraih, internasional pun demikian, tentunya akan menjadi kampus berdampak. Alhamdulillah," tuturnya.
Tidak hanya institusi Universitas Yarsi yang meraih akreditasi unggul, namun satu per satu program studi (Prodi) di Universitas Yarsi mendapatkan akreditasi unggul.
Seperti baru-baru ini Prodi Sarjana Perpustakaan dan Sains Informasi. Sebelumnya Fakultas Ekonomi dan
Bisnis Prodi Sarjana Manajemen dan Prodi Sarjana Akuntansi, Fakultas Kedokteran Prodi Kedokteran
dan Profesi Kedokteran dan Prodi Magister Sains Biomedis.
Kemudian Prodi Ilmu Hukum, Perpustakaan dan Sains Informasi, Magister Kenotariatan, Prodi Managemen, Prodi Akuntansi, dan Magister Manajemen serta Prodi Psikologi semuanya juga meraih akreditasi Internasional dari Foundation for International Business Administration Accreditation
(FIBAA).
Menurut Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III, Henri Togar Hasiholan Tambunan LLDikti Wilayah III juga akan memfasilitasi PTS seperti penjaminan mutu akreditasi sehingga bermutu dan berdaya saing tinggi.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi ,Sains dan Teknologi, Prof.Dr.Fauzan meminta perguruan tinggi harus menggunakan paradigma progresif. Tak lagi hanya mencetak sarjana-sarjana generik namun kampus harus adaptif dan menyesuaikan kebutuhan industry serta mempunyai kompetensi sesuai industri. Kampus juga harus mempunyai inovasi dan improvisasi sesuai zaman kekinian.
(nnz)
Lihat Juga :