Persiapan Acara Besok, Ini Susunan Upacara Hari Santri Nasional 2025
Selasa, 21 Oktober 2025 - 17:27 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Sejarah Hari Santri: Dari Resolusi Jihad hingga Penetapan 22 Oktober sebagai Hari Bersejarah
Berikut ini adalah contoh susunan Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2025 yang dapat dijadikan referensi oleh berbagai lembaga pendidikan, pondok pesantren, maupun instansi pemerintah dalam melaksanakan apel peringatan Hari Santri. Susunan ini dapat disesuaikan sesuai kebijakan dan kondisi masing-masing lembaga:
1. Pemimpin peleton menyiapkan formasi barisan pasukan.
2. Pemimpin upacara memasuki lapangan, pasukan diarahkan untuk siap siaga.
3. Penanggung jawab kegiatan memberikan laporan kepada pembina upacara.
4. Pembina upacara berjalan menuju mimbar kehormatan.
5. Pasukan memberikan penghormatan kepada pembina upacara.
6. Pemimpin upacara menyampaikan laporan kesiapan pelaksanaan.
7. Tamu undangan dipersilakan berdiri.
8. Pengibaran bendera Merah Putih sambil menyanyikan lagu kebangsaan "Indonesia Raya".
9. Mengheningkan cipta dipimpin langsung oleh pembina upacara.
10. Tamu undangan dipersilakan duduk kembali.
11. Pembacaan teks Pancasila oleh pembina upacara yang diikuti seluruh peserta.
12. Pembacaan Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
13. Pembacaan Naskah Resolusi Jihad.
14. Ikrar Santri Indonesia dibacakan oleh petugas upacara.
15. Penyampaian amanat oleh pembina upacara sesuai tema Hari Santri 2025.
16. Tamu undangan kembali dimohon berdiri.
17. Pembacaan doa penutup.
18. Tamu undangan dipersilakan kembali duduk.
19. Laporan akhir oleh pemimpin upacara kepada pembina.
20. Penghormatan pasukan kepada pembina upacara.
21. Pembina meninggalkan mimbar dan menuju tempat duduk undangan.
22. Penanggung jawab kegiatan kembali memberikan laporan akhir kepada pembina.
23. Persembahan lagu-lagu seperti Mars Syubbanul Wathon, lagu tema Hari Santri 2025, dan Bagimu Negeri oleh paduan suara.
24. Upacara dinyatakan selesai dan pasukan dibubarkan.
Sebagai catatan, susunan acara ini bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan situasi, kebijakan, dan ketersediaan sumber daya di masing-masing institusi. Pelaksanaan upacara yang tertib dan khidmat akan semakin memperkuat makna serta semangat peringatan Hari Santri Nasional 2025.
M/G Nabila Sahrani Isrofaatin
Contoh Susunan Upacara Hari Santri 2025
Berikut ini adalah contoh susunan Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2025 yang dapat dijadikan referensi oleh berbagai lembaga pendidikan, pondok pesantren, maupun instansi pemerintah dalam melaksanakan apel peringatan Hari Santri. Susunan ini dapat disesuaikan sesuai kebijakan dan kondisi masing-masing lembaga:
1. Pemimpin peleton menyiapkan formasi barisan pasukan.
2. Pemimpin upacara memasuki lapangan, pasukan diarahkan untuk siap siaga.
3. Penanggung jawab kegiatan memberikan laporan kepada pembina upacara.
4. Pembina upacara berjalan menuju mimbar kehormatan.
5. Pasukan memberikan penghormatan kepada pembina upacara.
6. Pemimpin upacara menyampaikan laporan kesiapan pelaksanaan.
7. Tamu undangan dipersilakan berdiri.
8. Pengibaran bendera Merah Putih sambil menyanyikan lagu kebangsaan "Indonesia Raya".
9. Mengheningkan cipta dipimpin langsung oleh pembina upacara.
10. Tamu undangan dipersilakan duduk kembali.
11. Pembacaan teks Pancasila oleh pembina upacara yang diikuti seluruh peserta.
12. Pembacaan Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
13. Pembacaan Naskah Resolusi Jihad.
14. Ikrar Santri Indonesia dibacakan oleh petugas upacara.
15. Penyampaian amanat oleh pembina upacara sesuai tema Hari Santri 2025.
16. Tamu undangan kembali dimohon berdiri.
17. Pembacaan doa penutup.
18. Tamu undangan dipersilakan kembali duduk.
19. Laporan akhir oleh pemimpin upacara kepada pembina.
20. Penghormatan pasukan kepada pembina upacara.
21. Pembina meninggalkan mimbar dan menuju tempat duduk undangan.
22. Penanggung jawab kegiatan kembali memberikan laporan akhir kepada pembina.
23. Persembahan lagu-lagu seperti Mars Syubbanul Wathon, lagu tema Hari Santri 2025, dan Bagimu Negeri oleh paduan suara.
24. Upacara dinyatakan selesai dan pasukan dibubarkan.
Sebagai catatan, susunan acara ini bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan situasi, kebijakan, dan ketersediaan sumber daya di masing-masing institusi. Pelaksanaan upacara yang tertib dan khidmat akan semakin memperkuat makna serta semangat peringatan Hari Santri Nasional 2025.
M/G Nabila Sahrani Isrofaatin
(nnz)
Lihat Juga :