KPAI Minta Sekolah Lakukan Simulasi Protokol Kesehatan Sebelum Gelar PTM

Senin, 14 September 2020 - 08:45 WIB
loading...
KPAI Minta Sekolah Lakukan...
Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dunia pendidikan mengalami dilema di tengah pagebluk COVID-19, antara melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau tatap muka. Sekolah-sekolah diminta mempersiapkan semua infrastruktur dan protokol kesehatan COVID-19 untuk menghadapi adaptasi kebiasaan baru

Pada 9-10 September lalu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengunjungi dua sekolah di Kabupaten Tasikmalaya, SMPN I Rajapolah dan SMKN Manonjaya. Secara umum, KPAI menilai masih ada beberapa kekurangan di dua sekolah itu, seperti jumlah wastafel yang masih kurang, ruangan praktek sempit, dan meja di ruang guru saling berdekatan. (Baca juga: UI Luncurkan S3 Kajian Stratejik dan Global, Pertama di Indonesia )

“Dengan jarak tidak sampai 1 meter. Penataan ulang ruang guru harus dilakukan kembali untuk jaga jarak ketika pembelajaran tatap muka dimulai nanti,” ujar Komisioner KPAI Retno Listyarti melalui keterangan tertulis, Minggu (13/9/2020).

Untuk itu, KPAI meminta sekolah memenuhi infrastruktur sesuai daftar periksa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sekolah, menurutnya, harus menghitung jumlah alat dengan siswa, serta memastikan peralatan untuk adaptasi kebiasaan baru bisa digunakan dengan baik.

“KPAI mendorong pihak sekolah untuk membuat protokol kesehatan atau standar operasional prosedur (SOP) adaptasi kebiasaan baru di sekolah secepatnya. Itu agar dapat disosialisasikan kepada seluruh warga sekolah dan orang tua siswa,” tutur mantan Kepala SMAN 3 Jakarta itu. (Baca juga: Bantuan Paket Kuota Ditargetkan Minggu Depan Dikirim )

Sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka, Retno mengatakan sekolah harus melakukan simulasi terlebih dahulu. Simulasi itu cukup diikuti seperempat dari total jumlah siswa, terutama untuk praktek di bengkel dan laboratorium.

Simulasi ini untuk melihat dan evaluasi apakah para guru dan peserta didik patuh atau tidak terhadap protokol kesehatan selama berada di sekolah. Selain itu, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan Kabupaten Tasikmalaya harus memastikan sekolah menerapkan kurikulum dalam situasi darurat.

“KPAI mendorong Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya untuk membantu anggaran bagi sekolah dalam menyiapkan infrastruktur dan protokol kesehatan/SOP,” pungkasnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Abhiseka Manggala Majapahit,...
Abhiseka Manggala Majapahit, Pelepasan Siswa KB-TK Labschool Jakarta Penuh Pesona Budaya
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Rekomendasi
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Berita Terkini
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Infografis
Protokol Kesehatan di...
Protokol Kesehatan di Tempat Kerja, Efektif Cegah Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved