Pendidikan Ichsanuddin Noorsy, Ekonom yang Sebut China Paling Diuntungkan di Proyek Whoosh
Kamis, 23 Oktober 2025 - 19:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ketum Rampai Nusantara Sebut Nggak Perlu Bicara Untung Rugi soal Proyek Kereta Cepat
Noorsy juga menyoroti adanya pergeseran studi kelayakan (feasibility study) proyek dari Jepang ke China yang menurutnya menyimpan tanda tanya besar.
“Kemudian ini kok tiba-tiba bergeser. Ini ada informasi asimetri, nah informasi asimetri dari Jepang bocor ke China. Siapa yang mau bocorin? Siapa yang memimpin negosiasi begitu dan itu masih ditelusuri lebih dalam,” ujarnya.
Ichsanuddin Noorsy dikenal sebagai akademisi dan pakar ekonomi politik dengan latar belakang pendidikan yang kuat di bidang hukum, administrasi publik, dan ekonomi.
Mengutip laman Alumnipedia Unair, Noorsy memulai pendidikan tinggi di Akademi Teknik Tekstil Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPNV) Jakarta dan lulus pada 1981. Setelah itu, ia melanjutkan studi S-1 Hukum Tata Negara di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI).
Noorsy juga menyoroti adanya pergeseran studi kelayakan (feasibility study) proyek dari Jepang ke China yang menurutnya menyimpan tanda tanya besar.
“Kemudian ini kok tiba-tiba bergeser. Ini ada informasi asimetri, nah informasi asimetri dari Jepang bocor ke China. Siapa yang mau bocorin? Siapa yang memimpin negosiasi begitu dan itu masih ditelusuri lebih dalam,” ujarnya.
Riwayat Pendidikan Ichsanuddin Noorsy
Ichsanuddin Noorsy dikenal sebagai akademisi dan pakar ekonomi politik dengan latar belakang pendidikan yang kuat di bidang hukum, administrasi publik, dan ekonomi.
Mengutip laman Alumnipedia Unair, Noorsy memulai pendidikan tinggi di Akademi Teknik Tekstil Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPNV) Jakarta dan lulus pada 1981. Setelah itu, ia melanjutkan studi S-1 Hukum Tata Negara di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI).
Lihat Juga :