ICATEI 2025: ITPLN Perkuat Riset Energi Hijau dan Teknologi Digital Berkelanjutan
Jum'at, 24 Oktober 2025 - 09:13 WIB
loading...
A
A
A
“Kami percaya, melalui konferensi ini akan lahir ide-ide segar dan praktik terbaik yang dapat memperkuat ekosistem penelitian di bidang energi terbarukan dan digitalisasi,” katanya.
ICATEI 2025 diikuti puluhan akademisi, praktisi hingga peneliti yang mempresentasikan 116 makalah ilmiah terpilih dari 272 paper yang dikirim peneliti dari 15 negara. Mereka membahas tema besar seputar transisi energi, sistem cerdas, hingga inovasi digital.
Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, menyambut baik event ICATEI 2025 yang digelar ITPLN di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dalam kesempatan ini, dia menegaskan bahwa PLN tidak akan lagi membangun pembangkit listrik tenaga batu bara baru. Pihaknya akan mengarahkan investasinya ke energi bersih seperti panas bumi, surya, dan hidro.
“PLN tengah mempercepat transisi dari energi fosil menuju energi hijau. Pada 2060, kami menargetkan sistem kelistrikan nasional mencapai emisi karbon nol,” tegasnya.
ICATEI 2025 yang diinisiasi ITPLN menjadi wadah bagi para peneliti dan inovator untuk berbagi gagasan tentang teknologi energi masa depan. “Event ini mempertemukan para pemikir dan pelaku industri yang memiliki visi sama: membangun masa depan energi yang tangguh dan berkelanjutan,” kata Suroso.
Dengan komitmen tersebut, PLN menempatkan diri di garda depan transformasi energi Indonesia—mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga keseimbangan bumi. Suroso juga menekankan pentingnya kolaborasi global dalam menciptakan masa depan energi yang sustainable, aman, dan inklusif.
ICATEI 2025 diikuti puluhan akademisi, praktisi hingga peneliti yang mempresentasikan 116 makalah ilmiah terpilih dari 272 paper yang dikirim peneliti dari 15 negara. Mereka membahas tema besar seputar transisi energi, sistem cerdas, hingga inovasi digital.
PLN Percepat Transisi Energi
Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, menyambut baik event ICATEI 2025 yang digelar ITPLN di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dalam kesempatan ini, dia menegaskan bahwa PLN tidak akan lagi membangun pembangkit listrik tenaga batu bara baru. Pihaknya akan mengarahkan investasinya ke energi bersih seperti panas bumi, surya, dan hidro.
“PLN tengah mempercepat transisi dari energi fosil menuju energi hijau. Pada 2060, kami menargetkan sistem kelistrikan nasional mencapai emisi karbon nol,” tegasnya.
ICATEI 2025 yang diinisiasi ITPLN menjadi wadah bagi para peneliti dan inovator untuk berbagi gagasan tentang teknologi energi masa depan. “Event ini mempertemukan para pemikir dan pelaku industri yang memiliki visi sama: membangun masa depan energi yang tangguh dan berkelanjutan,” kata Suroso.
Dengan komitmen tersebut, PLN menempatkan diri di garda depan transformasi energi Indonesia—mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga keseimbangan bumi. Suroso juga menekankan pentingnya kolaborasi global dalam menciptakan masa depan energi yang sustainable, aman, dan inklusif.
Lihat Juga :