BPK PENABUR Jakarta Gelar Trilingual Challenge, Cetak Generasi Muda Mahir Bahasa Asing
Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:24 WIB
loading...
A
A
A
“Hari ini aku ikut lomba puisi pendek dalam tiga bahasa, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Mandarin. Puisi yang aku bawakan tentang 'Benderaku Tercinta’.” tutur Kireilye yang mengaku senang dan tidak gugup saat mengikuti lomba.
“Aku mempersiapkan diri selama dua minggu sama guru, Mama, Papa di rumah, dan aku juga belajar sendiri.” lanjut Elisabeth bercerita.
Kireilye dan Elisabeth mengaku senang bisa mengikuti kompetisi Trilingual Challenge karena mereka senang belajar tiga bahasa, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Mandarin. Trilingual Challenge jenjang SD turut mendapatkan dukungan penuh dari orangtua siswa yang mendampingi anak mulai dari persiapan hingga menemani ke lokasi perlombaan.
“Senang sekali anak saya bisa mengikuti lomba, persiapannya juga tidak terlalu lama dan terus dilakukan baik dengan guru di sekolah maupun di review ulang oleh anak saya di rumah. Saya berharap PENABUR dapat terus mengadakan kompetisi seperti ini, yang terpenting bukan mencari pemenang tetapi bagaimana mengajarkan anak untuk tampil percaya diri dan belajar agar mereka punya mental yang berani sekaligus tangguh.” tutur Rara Kalesaran, orang tua Kinasnala, siswa SDK 6 PENABUR yang berhasil meraih juara 1 di kategori Lomba Bercerita Bahasa Indonesia Kelas IV.
Wahyu berharap dengan diadakannya Trilingual Challenge setiap siswa dapat merasakan pengalaman serta wawasan yang semakin luas sekaligus menjawab kebutuhan zaman.
“Menguasai Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional itu penting dilakukan, termasuk menguasai Bahasa Mandarin yang saat ini memiliki kekuatan global di bidang ekonomi.” ucap Wahyu.
“Aku mempersiapkan diri selama dua minggu sama guru, Mama, Papa di rumah, dan aku juga belajar sendiri.” lanjut Elisabeth bercerita.
Kireilye dan Elisabeth mengaku senang bisa mengikuti kompetisi Trilingual Challenge karena mereka senang belajar tiga bahasa, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Mandarin. Trilingual Challenge jenjang SD turut mendapatkan dukungan penuh dari orangtua siswa yang mendampingi anak mulai dari persiapan hingga menemani ke lokasi perlombaan.
“Senang sekali anak saya bisa mengikuti lomba, persiapannya juga tidak terlalu lama dan terus dilakukan baik dengan guru di sekolah maupun di review ulang oleh anak saya di rumah. Saya berharap PENABUR dapat terus mengadakan kompetisi seperti ini, yang terpenting bukan mencari pemenang tetapi bagaimana mengajarkan anak untuk tampil percaya diri dan belajar agar mereka punya mental yang berani sekaligus tangguh.” tutur Rara Kalesaran, orang tua Kinasnala, siswa SDK 6 PENABUR yang berhasil meraih juara 1 di kategori Lomba Bercerita Bahasa Indonesia Kelas IV.
Wahyu berharap dengan diadakannya Trilingual Challenge setiap siswa dapat merasakan pengalaman serta wawasan yang semakin luas sekaligus menjawab kebutuhan zaman.
“Menguasai Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional itu penting dilakukan, termasuk menguasai Bahasa Mandarin yang saat ini memiliki kekuatan global di bidang ekonomi.” ucap Wahyu.
(nnz)
Lihat Juga :