Mengapa Daging Ayam Pejantan Lebih Alot? Begini Penjelasan Ahli IPB University
Jum'at, 31 Oktober 2025 - 06:55 WIB
loading...
A
A
A
Untuk olahan goreng atau bakar, sebaiknya dilakukan perebusan pendahuluan dengan bumbu atau teknik ungkep. “Bisa juga menggunakan panci presto, atau bahan alami seperti buah nanas dan daun pepaya untuk mengempukkan daging,” sarannya.
Ia mengingatkan, proses penggorengan atau pemanggangan sebaiknya tidak terlalu lama atau hingga daging kering. Cara tersebut justru membuat tekstur semakin keras.
Meski dikenal lebih alot, daging ayam pejantan tetap diminati sebagian konsumen. “Ada yang lebih menyukai tekstur ayam pejantan karena mirip ayam kampung, teksturnya lebih berserat, lemaknya lebih sedikit, dan tidak terlalu lembut,” pungkasnya.
Ia mengingatkan, proses penggorengan atau pemanggangan sebaiknya tidak terlalu lama atau hingga daging kering. Cara tersebut justru membuat tekstur semakin keras.
Meski dikenal lebih alot, daging ayam pejantan tetap diminati sebagian konsumen. “Ada yang lebih menyukai tekstur ayam pejantan karena mirip ayam kampung, teksturnya lebih berserat, lemaknya lebih sedikit, dan tidak terlalu lembut,” pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :