Mengapa Daging Ayam Pejantan Lebih Alot? Begini Penjelasan Ahli IPB University
Jum'at, 31 Oktober 2025 - 06:55 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Bahaya Mikroplastik di Air Hujan Jakarta, Pakar IPB Ingatkan Risiko Ancaman Ini
Sementara ayam pejantan yang berasal dari ayam tipe petelur pertumbuhannya tidak seefisien broiler. “Karena dipelihara lebih lama, tekstur daging ayam pejantan menjadi lebih alot, tetapi lemaknya relatif lebih rendah dibandingkan ayam broiler,” ujarnya.
Dari sisi biologis, lanjutnya, perbedaan kadar kolagen sangat berpengaruh. Kolagen merupakan komponen penyusun jaringan ikat yang jumlahnya meningkat seiring pertambahan usia ternak. “Semakin tua umur potong ayam, jaringan ikatnya semakin banyak. Hal ini menyebabkan tingkat kealotan daging meningkat,” kata Tuti.
Selain faktor usia, aktivitas fisik ayam juga berpengaruh terhadap tekstur daging. Ayam yang lebih aktif memiliki otot yang sering berkontraksi, sehingga teksturnya lebih keras. “Aktivitas tinggi membuat otot ayam lebih kuat, dan otomatis dagingnya lebih alot,” tambahnya.
Meski demikian, kualitas daging ayam pejantan masih bisa ditingkatkan dengan teknik pengolahan yang tepat. Tuti merekomendasikan pemasakan dengan teknik perebusan atau dengan menambahkan air, seperti gulai, sop, atau opor.
Sementara ayam pejantan yang berasal dari ayam tipe petelur pertumbuhannya tidak seefisien broiler. “Karena dipelihara lebih lama, tekstur daging ayam pejantan menjadi lebih alot, tetapi lemaknya relatif lebih rendah dibandingkan ayam broiler,” ujarnya.
Dari sisi biologis, lanjutnya, perbedaan kadar kolagen sangat berpengaruh. Kolagen merupakan komponen penyusun jaringan ikat yang jumlahnya meningkat seiring pertambahan usia ternak. “Semakin tua umur potong ayam, jaringan ikatnya semakin banyak. Hal ini menyebabkan tingkat kealotan daging meningkat,” kata Tuti.
Selain faktor usia, aktivitas fisik ayam juga berpengaruh terhadap tekstur daging. Ayam yang lebih aktif memiliki otot yang sering berkontraksi, sehingga teksturnya lebih keras. “Aktivitas tinggi membuat otot ayam lebih kuat, dan otomatis dagingnya lebih alot,” tambahnya.
Meski demikian, kualitas daging ayam pejantan masih bisa ditingkatkan dengan teknik pengolahan yang tepat. Tuti merekomendasikan pemasakan dengan teknik perebusan atau dengan menambahkan air, seperti gulai, sop, atau opor.
Lihat Juga :