SMK Ini Jadi Pelopor Sekolah Kejuruan dengan Lab Keamanan Siber Pertama di Indonesia
Minggu, 02 November 2025 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
“Dengan adanya laboratorium ini, siswa bisa belajar secara langsung melalui simulasi dan proyek nyata yang dibawa dari industri,” tambahnya.
Laboratorium SOC SMK Wikrama Bogor menyediakan pembelajaran berbasis praktik melalui tiga pendekatan utama, yakni blue team, red team, dan SOC. Blue team berfokus pada sistem pertahanan jaringan, red team menguji tingkat keamanan sistem, sementara SOC berperan dalam aktivitas pemantauan ancaman secara real-time.
Kurikulum disusun berdasarkan tiga keterampilan inti: Network Defense Essentials, Ethical Hacking Essentials, dan SOC Essentials.
Adri menegaskan bahwa pembangunan laboratorium ini sejalan dengan misi SMK Wikrama Bogor untuk mencetak lulusan unggul yang berintegritas dan berjiwa bela negara. Oleh karena itu, pembelajaran di laboratorium ini diawali dengan materi tentang etika keamanan siber dan bela negara.
“Ilmu siber ini ibarat memberikan senjata kepada anak-anak. Kita harus memastikan mereka menggunakan ‘senjata’ itu dengan bijak untuk mempertahankan negara, bukan sebaliknya,” tegasnya.
Laboratorium SOC SMK Wikrama Bogor menyediakan pembelajaran berbasis praktik melalui tiga pendekatan utama, yakni blue team, red team, dan SOC. Blue team berfokus pada sistem pertahanan jaringan, red team menguji tingkat keamanan sistem, sementara SOC berperan dalam aktivitas pemantauan ancaman secara real-time.
Kurikulum disusun berdasarkan tiga keterampilan inti: Network Defense Essentials, Ethical Hacking Essentials, dan SOC Essentials.
Adri menegaskan bahwa pembangunan laboratorium ini sejalan dengan misi SMK Wikrama Bogor untuk mencetak lulusan unggul yang berintegritas dan berjiwa bela negara. Oleh karena itu, pembelajaran di laboratorium ini diawali dengan materi tentang etika keamanan siber dan bela negara.
“Ilmu siber ini ibarat memberikan senjata kepada anak-anak. Kita harus memastikan mereka menggunakan ‘senjata’ itu dengan bijak untuk mempertahankan negara, bukan sebaliknya,” tegasnya.
(nnz)
Lihat Juga :