Kisah Rizal, Lulus Magister UGM di Bawah 2 Tahun dengan IPK Sempurna 4,00

Kamis, 06 November 2025 - 06:30 WIB
loading...
Kisah Rizal, Lulus Magister...
Rizal Galih Pradana (25), salah satu dari 25 lulusan program Magister (S2) yang berhasil meraih IPK 4,00. Foto/UGM.
A A A
JAKARTA - Rizal Galih Pradana (25), salah satu dari 25 lulusan program Magister (S2) yang berhasil meraih IPK 4,00. Wisudawan Program Studi Magister Psikologi berhasil menyelesaikan studinya dalam waktu 1 tahun 10 bulan 17 hari.

Rizal bercerita bahwa ia menjalani S2 dengan mendapat beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), yaitu Program Magister Psikologi Profesi. Namun, terdapat perubahan mendadak terkait kebijakan di bidang kurikulum yang mana menyebabkan Magister Psikologi Profesi ditutup ketika Rizal hendak mendaftarkan diri ke UGM.

Baca juga: Kunci Sukses Roro Raih Gelar Doktor di UGM dalam Waktu 2 Tahun, Ada Motivasi Khusus?

Hal tersebut membawa Rizal pada sebuah keputusan sulit karena ia harus memilih antara melanjutkan LPDP dengan berpindah jurusan ke Magister Psikologi Sains atau mundur dari LPDP dan menunggu kepastian dari profesi. “Jadi, saya bersyukur waktu itu keputusan yang saya ambil adalah tetap lanjut dengan pindah jurusan ke Magister Psikologi Sains,” ujarnya,melansir laman UGM, Rabu (5/11/2025).

Tidak sampai di situ, Rizal masih harus merasakan tantangan lain, yaitu melakukan penyesuaian diri dengan program yang ia pilih terutama terkait riset tesis dan peminatan studi . Memiliki kewajiban untuk mengubah topik penelitiannya, ia bertemu dengan Rahmat Hidayat selaku Dekan Fakultas Psikologi UGM sekaligus dosen pembimbing yang pada waktu itu membuka riset payung mengenai food choice (pilihan makanan) dan mengundang mahasiswa untuk bergabung.

Baca juga: Perjuangan Hawa Menempuh 80 Km Setiap Hari Diganjar Gelar Wisudawan Terbaik UNJ

Berada di Magister Psikologi (Sains) mengharuskan Rizal untuk mempelajari metode analisis baru juga, yaitu Structural Equation Modeling (SEM) yang tergolong sesuatu baru baginya.

Mendapat IPK 4,00, kata Rizal, adalah sesuatu yang dipengaruhi oleh faktor takdir dan keberuntungan. Ia mengaku mendapatkan nilai yang tidak terlalu maksimal pada Ujian Tengah Semester (UTS), tetapi berhasil didongkrak dengan nilai-nilai Ujian Akhir Semester (UAS) karena UAS memiliki segi bobot yang lebih menentukan.

Terlepas dari segala kesulitan yang dihadapi selama perkuliahan, ia menyadari bahwa mendapat beasiswa LPDP adalah sesuatu yang harus dipertanggungjawabkan dengan berusaha semaksimal mungkin. Ia mengerjakan tugas dan ujian dengan sebaik mungkin. “Pokoknya saya nothing to lose (tidak akan rugi) dan memberikan upaya terbaik yang bisa saya lakukan,” tuturnya.

Tidak lupa, Rizal membagikan tips belajar versi dirinya. Pertama, perhatikan sistem atau kriteria penilaiannya. Kedua, lihat karakteristik dosen, hal tersebut bisa ditanyakan pada kakak tingkat mengenai jenis ujian atau penilaian yang menjadi tipikal masing-masing dosen.

Pada akhirnya, menurut Rizal, siapapun yang memiliki kesempatan untuk melakukan studi di perguruan tinggi, harap dimanfaatkan sebaik mungkin karena hanya di kampus, kita dapat memiliki kesempatan belajar ataupun dosen yang dapat memperbaiki kesalahan dan membantu kita dalam memahami suatu hal yang belum diketahui.

“Karena kalau sudah masuk ke dunia industri atau dunia kerja itu kita biasanya lebih ke learning by doing (belajar sambil melakukan). Manfaatkanlah kesempatan ketika diberi kesempatan untuk studi di perguruan tinggi,” pesannya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Kisah Raihan, Siswa...
Kisah Raihan, Siswa MAN 1 Yogya yang Berhasil Diterima di ITB, UGM, dan ITS
Kisah Ristiana Artanti,...
Kisah Ristiana Artanti, Anak Buruh Proyek yang Berhasil Kuliah Gratis di UGM
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
Cerita Fulviana, Mahasiswa...
Cerita Fulviana, Mahasiswa UGM yang Lulus Kedokteran di Usia 20 Tahun
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Foksi: Sungguh Menggelikan
Rekomendasi
Polda Metro: Penangguhan...
Polda Metro: Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tanggung Jawab Jaksa
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Gelar Upacara HUT ke-499...
Gelar Upacara HUT ke-499 di Monas, Pemprov DKI Jakarta Tampilkan Tarian dan Defile OPD
Berita Terkini
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved