Cerita Apriyanti, Guru Beragama Kristen yang Mengajar Matematika di Madrasah Negeri

Rabu, 19 November 2025 - 18:41 WIB
loading...
Cerita Apriyanti, Guru...
Apriyanti Br Marpaung saat ini mengajar matematika di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Tapanuli Utara. Foto/Kemenag.
A A A
JAKARTA - Kisah seorang guru bernama Apriyanti Br Marpaung menarik untuk diulas. Guru CPNS Kementerian Agama (Kemenag) ini adalah seorang kristiani yang saat ini mengajar matematika di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Tapanuli Utara.

"Kok guru Kristen ngajar di madrasah," ujar Apriyanti mengawali kisahnya ketika pertama kali mengajar di madrasah tersebut, dikutip dari laman Kemenag, Rabu (19/11/2025).

Baca juga: Kisah Guru MTs di Grobogan Rela Naik-Turun Bukit Sambangi Rumah Siswa

Apriyanti mengaku tidak terusik dengan pertanyaan tersebut. Malah momen ini dijadikannya sebagai titik awal menguatkan moderasi beragama.

Apriyanti lulus dari Universitas Negeri Medan (Unimed). Ia lulus menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2025 dan mendapatkan penempatan di MTsN Tapanuli Utara tempatnya kini mengajar.

Apriyanti Br Marpaung adalah putri pasangan Sahala Marpaung dan Harinta Br Purba. Dia anak keempat dari empat bersaudara yang lahir di Rantau Perapat di tengah keluarga Nasrani.

Baca juga: Ngeri! Siswa MTS Dilempar Kayu oleh Gurunya, Paku Menancap 3 Cm di Kepala hingga Tewas

Setiap hari Apriyanti mengaku belajar hal baru. Apriyanti melihat bagaimana para siswa dan rekan guru menjalankan nilai-nilai Islam dengan penuh ketulusan. Apriyanti belajar memahami budaya, tradisi, dan kegiatan keagamaan mereka, bukan sebagai sesuatu yang membatasi, tetapi sebagai pengetahuan yang memperkaya.

“Yang membuat hati saya terharu, mereka pun menerima saya apa adanya mereka menghargai keyakinan saya, cara saya beribadah, dan setiap langkah yang saya ambil sebagai seorang pendidik,” ungkapnya.

Di madrasah ini, perbedaan tidak menjadi dinding. Ia menjadi jembatan tempat kami saling menyapa, saling mendengar, dan saling menguatkan.

Apriyanti semakin yakin bahwa moderasi beragama bukanlah sekadar teori yang hanya dibahas dalam seminar atau modul pelatihan. Moderasi adalah sikap. Ia hadir dalam cara kita menyapa, dalam bagaimana kita memahami orang lain, dan dalam keberanian kita untuk bekerja sama meskipun berbeda keyakinan.

Mengajar matematika di lingkungan madrasah membuat Apriyanti melihat bahwa keberagaman itu bukan sesuatu yang harus ditakuti. Justru keberagaman lah yang membuat masyarakat tumbuh dan lebih terbuka. Keberagaman menjadikan seseorang menyadari bahwa di balik label agama yang berbeda, semua tetap manusia yang sama-sama ingin dihargai dan menghargai.

Apriyanti bangga menjadi bagian dari perjalanan ini. Bangga berdiri di madrasah, mengajar dengan hati, dan menunjukkan bahwa perbedaan bukan alasan untuk menjauh tapi alasan untuk semakin mendekat, belajar, dan mengasihi.

“Karena pada akhirnya, damai itu lahir ketika kita berani menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan ancaman. Dan saya menemukan kedamaian itu di tempat yang mungkin tidak semua orang sangka, sebuah madrasah yang menjadi rumah bagi harmoni di tengah keberagaman,” pungkas Apriyanti.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Workshop Penyusunan Modul Ajar untuk Guru Tingkat SD
Dibuka hingga 13 Juli,...
Dibuka hingga 13 Juli, Ini Persyaratan Beasiswa Guru Unpad 2026
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan Didorong Lewat Pelatihan Guru dan Kampus Berdampak Nyata
Unpad Luncurkan Beasiswa...
Unpad Luncurkan Beasiswa Guru 2026, Ini Link Pendaftarannya
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
P2G: Kasus Chromebook...
P2G: Kasus Chromebook Hanya Bagian Kecil, Telusuri Aliran Dana Triliunan
Ribuan Guru Madrasah...
Ribuan Guru Madrasah Gelar Aksi Kesetaraan ASN
Rekomendasi
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Berita Terkini
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved