Kemendikdasmen Inisiasi Matematika Gembira, Guru: Selama Ini Saya Miskonsepsi
Sabtu, 22 November 2025 - 12:35 WIB
loading...
A
A
A
“Pengalaman saya sangat berkesan sekali. Saya berusaha untuk mempersiapkan dengan sebaik-baiknya perencanaan pembelajaran, bahkan juga ada tuntutan yang lain menurut saya, yaitu tentang penyampaian nilai,” ujar Ida Sekar Maulina.
Ia juga menegaskan bahwa metode ini tidak membebani guru. “Menurut saya sangat tidak membebani karena ini adalah panggilan hati, bagaimana kita menjalankan sebuah amanah dengan profesional,” lanjut Ida.
Semangat Ida dalam mengajar pun kian tinggi. “Melihat senyuman yang lebar sekali pada anak-anak, hingga dia menjadi anak yang, tidak hanya berprestasi tapi juga berkarakter, agar di masa depan nanti akan memimpin bangsa ini dengan luar biasa.”
Arief dan Ida aktif memanfaatkan Komunitas Belajar (Kombel) di sekolah sebagai sarana berbagi ide kreatif dan pengimbasan program.
Arief Kurniawan bahkan telah mengimbaskan materi Matematika Gembira Fase A ke puluhan guru di tingkat kemantren (kecamatan) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas guru.
Ia juga menegaskan bahwa metode ini tidak membebani guru. “Menurut saya sangat tidak membebani karena ini adalah panggilan hati, bagaimana kita menjalankan sebuah amanah dengan profesional,” lanjut Ida.
Semangat Ida dalam mengajar pun kian tinggi. “Melihat senyuman yang lebar sekali pada anak-anak, hingga dia menjadi anak yang, tidak hanya berprestasi tapi juga berkarakter, agar di masa depan nanti akan memimpin bangsa ini dengan luar biasa.”
Arief dan Ida aktif memanfaatkan Komunitas Belajar (Kombel) di sekolah sebagai sarana berbagi ide kreatif dan pengimbasan program.
Arief Kurniawan bahkan telah mengimbaskan materi Matematika Gembira Fase A ke puluhan guru di tingkat kemantren (kecamatan) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas guru.
(nnz)
Lihat Juga :