Erupsi Gunung Semeru, Kemendikdasmen Pastikan Pembelajaran Tetap Aman dan Nyaman
Selasa, 25 November 2025 - 10:17 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 11.116 Jiwa Mengungsi Akibat Gunung Semeru Meletus
Selain mendirikan tenda kelas darurat, tambah Suharti, Kemendikdasmen juga memberikan 550 paket perlengkapan belajar siswa, 200 paket perlengkapan darurat keluarga, sejumlah buku paket, buku bacaan, dan bantuan operasional tanggap darurat.
Selanjutnya, Kemendikdasmen juga meninjau sekolah terdampak bencana yang rencananya akan direvitalisasi. Suharti menyebut pelaksanaan revitalisasi tersebut menunggu status sekolah yang saat ini masih tahap pengecekan pasca terjadinya erupsi.
Untuk memastikan keberlanjutan pendidikan pascabencana, Kemendikdasmen juga bekerja sama dengan sejumlah pihak terkait dalam proses rehabilitasi dan penyelenggaraan kelas darurat. Beberapa organisasi kemanusiaan turut mendukung dengan menyediakan bantuan psikososial dan distribusi perlengkapan belajar.
"Kami akan terus mengawal pendidikan bagi anak-anak terdampak dan berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung pemulihan jangka panjang pascabencana," tutup Suharti.
Selain mendirikan tenda kelas darurat, tambah Suharti, Kemendikdasmen juga memberikan 550 paket perlengkapan belajar siswa, 200 paket perlengkapan darurat keluarga, sejumlah buku paket, buku bacaan, dan bantuan operasional tanggap darurat.
Selanjutnya, Kemendikdasmen juga meninjau sekolah terdampak bencana yang rencananya akan direvitalisasi. Suharti menyebut pelaksanaan revitalisasi tersebut menunggu status sekolah yang saat ini masih tahap pengecekan pasca terjadinya erupsi.
Untuk memastikan keberlanjutan pendidikan pascabencana, Kemendikdasmen juga bekerja sama dengan sejumlah pihak terkait dalam proses rehabilitasi dan penyelenggaraan kelas darurat. Beberapa organisasi kemanusiaan turut mendukung dengan menyediakan bantuan psikososial dan distribusi perlengkapan belajar.
"Kami akan terus mengawal pendidikan bagi anak-anak terdampak dan berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung pemulihan jangka panjang pascabencana," tutup Suharti.
(nnz)
Lihat Juga :