Atasi Luka Akibat Diabetes, Madalyn dan Matthew Si Kembar yang Berhasil Raih Emas di OPSI 2025
Kamis, 27 November 2025 - 17:09 WIB
loading...
A
A
A
Selama proses persiapan, guru-guru di sekolah memberikan dukungan penuh, mulai dari bimbingan teknis dan akademis, masukan untuk meningkatkan kualitas penelitian, hingga motivasi yang bermakna. “Terima kasih kepada Kepala Sekolah Ibu Kristina, Ibu Indri, Ibu Dewi, Bapak Andre, Kak Azhar, dan Kak Eko yang selalu memperhatikan kami dan memberikan ide-ide, bimbingan teknis bahkan emosional saat menghadapi kesulitan,” ujar Madalyn.
Berbagai tantangan sempat mereka temui, mulai dari kendala penelitian hingga masalah teknis. Namun, semuanya dapat teratasi berkat dukungan guru. “Teman-teman di sekolah juga membantu kami ketika terlewat mengikuti mata pelajaran karena harus mengikuti lomba,” tambah Matthew. Berkat bantuan tersebut, persiapan mereka berjalan lancar.
“Saat perlombaan, kemampuan kami diuji mulai dari presentasi penelitian, kejelasan ide, inovasi, hingga booth yang kami rancang juga dinilai,” kata Madalyn. Meskipun melelahkan, keduanya merasa senang karena mendapatkan pengalaman baru. “Kami bisa melihat berbagai penelitian hebat dari teman-teman di seluruh Indonesia sekaligus berkenalan dengan mereka. Selain itu, belajar mengenai animal research juga menjadi pengalaman baru bagi kami,” tutur Matthew.
Si kembar ini sangat bersyukur karena perjuangan mereka berbuah manis dengan perolehan medali emas. “Kami merasa sangat senang dan bangga karena usaha keras kami akhirnya membuahkan hasil. Meskipun perjalanan menuju kemenangan tidak mudah, medali ini sangat berarti bagi kami, keluarga, dan sekolah. Terima kasih Tuhan,” ucap Madalyn dan Matthew.
Ke depan, mereka berencana terus mengikuti lomba penelitian dan mempersiapkan diri memasuki Perguruan Tinggi Negeri (PTN). “Kami berharap bisa melanjutkan studi di bidang yang lebih dalam mengenai sains dan teknologi untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Madalyn.
Madalyn dan Matthew juga berpesan kepada siswa BPK PENABUR Jakarta agar terus tekun belajar dan tidak mudah menyerah. “Jadikan setiap kesulitan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang. Kerja keras akan membuahkan hasil. Jangan takut mencoba dan selalu berpikir kreatif,” pesan Matthew.
Berbagai tantangan sempat mereka temui, mulai dari kendala penelitian hingga masalah teknis. Namun, semuanya dapat teratasi berkat dukungan guru. “Teman-teman di sekolah juga membantu kami ketika terlewat mengikuti mata pelajaran karena harus mengikuti lomba,” tambah Matthew. Berkat bantuan tersebut, persiapan mereka berjalan lancar.
“Saat perlombaan, kemampuan kami diuji mulai dari presentasi penelitian, kejelasan ide, inovasi, hingga booth yang kami rancang juga dinilai,” kata Madalyn. Meskipun melelahkan, keduanya merasa senang karena mendapatkan pengalaman baru. “Kami bisa melihat berbagai penelitian hebat dari teman-teman di seluruh Indonesia sekaligus berkenalan dengan mereka. Selain itu, belajar mengenai animal research juga menjadi pengalaman baru bagi kami,” tutur Matthew.
Si kembar ini sangat bersyukur karena perjuangan mereka berbuah manis dengan perolehan medali emas. “Kami merasa sangat senang dan bangga karena usaha keras kami akhirnya membuahkan hasil. Meskipun perjalanan menuju kemenangan tidak mudah, medali ini sangat berarti bagi kami, keluarga, dan sekolah. Terima kasih Tuhan,” ucap Madalyn dan Matthew.
Ke depan, mereka berencana terus mengikuti lomba penelitian dan mempersiapkan diri memasuki Perguruan Tinggi Negeri (PTN). “Kami berharap bisa melanjutkan studi di bidang yang lebih dalam mengenai sains dan teknologi untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Madalyn.
Madalyn dan Matthew juga berpesan kepada siswa BPK PENABUR Jakarta agar terus tekun belajar dan tidak mudah menyerah. “Jadikan setiap kesulitan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang. Kerja keras akan membuahkan hasil. Jangan takut mencoba dan selalu berpikir kreatif,” pesan Matthew.
(nnz)
Lihat Juga :