Atasi Luka Akibat Diabetes, Madalyn dan Matthew Si Kembar yang Berhasil Raih Emas di OPSI 2025
Kamis, 27 November 2025 - 17:09 WIB
loading...
A
A
A
Ia menambahkan bahwa lingkungan rumah mereka begitu kental dengan sains karena sang ibu berprofesi sebagai dokter gigi.
Pada OPSI 2025, keduanya mengangkat penelitian berjudul “Pengaruh Nanoemulsi Gel Ekstrak Kulit Pisang Tanduk (Musa acuminata Var. Typica) Terhadap Penyembuhan Luka Pada Tikus Diabetes Melitus.”
“Kami terdorong mengangkat topik tersebut berangkat dari fenomena tingginya jumlah pasien diabetes di Indonesia bahkan dunia, yang sering mengalami luka diabetes dan sulit disembuhkan. Itu berisiko menyebabkan komplikasi serius bahkan kematian,” ungkap Madalyn.
Mereka melihat bahwa pisang merupakan salah satu buah yang paling banyak diproduksi di Indonesia, sehingga memanfaatkan limbah kulit pisang menjadi solusi potensial untuk mengatasi masalah luka diabetes.
“Tujuannya adalah untuk melihat efek nanoemulsi gel ekstrak kulit pisang tanduk terhadap luka diabetes pada tikus wistar, sehingga dapat memberikan solusi alternatif yang efektif bagi penderita diabetes dengan bahan yang mudah didapat dan terjangkau,” jelas Matthew.
Sejak Januari 2025, Madalyn dan Matthew mulai membuat perencanaan waktu dan berbagi tugas agar proposal, pelaksanaan penelitian, serta laporan dapat selesai tepat waktu. “Kami mulai melakukan riset awal, mengumpulkan bahan, melakukan penelitian, membuat laporan, mendesain poster dan bahan presentasi, serta menyiapkan booth pameran untuk kompetisi,” tutur Madalyn.
Pada OPSI 2025, keduanya mengangkat penelitian berjudul “Pengaruh Nanoemulsi Gel Ekstrak Kulit Pisang Tanduk (Musa acuminata Var. Typica) Terhadap Penyembuhan Luka Pada Tikus Diabetes Melitus.”
“Kami terdorong mengangkat topik tersebut berangkat dari fenomena tingginya jumlah pasien diabetes di Indonesia bahkan dunia, yang sering mengalami luka diabetes dan sulit disembuhkan. Itu berisiko menyebabkan komplikasi serius bahkan kematian,” ungkap Madalyn.
Mereka melihat bahwa pisang merupakan salah satu buah yang paling banyak diproduksi di Indonesia, sehingga memanfaatkan limbah kulit pisang menjadi solusi potensial untuk mengatasi masalah luka diabetes.
“Tujuannya adalah untuk melihat efek nanoemulsi gel ekstrak kulit pisang tanduk terhadap luka diabetes pada tikus wistar, sehingga dapat memberikan solusi alternatif yang efektif bagi penderita diabetes dengan bahan yang mudah didapat dan terjangkau,” jelas Matthew.
Sejak Januari 2025, Madalyn dan Matthew mulai membuat perencanaan waktu dan berbagi tugas agar proposal, pelaksanaan penelitian, serta laporan dapat selesai tepat waktu. “Kami mulai melakukan riset awal, mengumpulkan bahan, melakukan penelitian, membuat laporan, mendesain poster dan bahan presentasi, serta menyiapkan booth pameran untuk kompetisi,” tutur Madalyn.
Lihat Juga :