UT Mantapkan Komitmen Bangun Reputasi Akademik Berkelas Global
Sabtu, 29 November 2025 - 17:27 WIB
loading...
Rektor UT, Prof. Dr. Ali Muktiyanto (jaket merah) di sela UT Media Day yang digelar di UTCC, Pondok Cabe, Tangsel, Jumat (29/11/2025). Foto/Humas UT.
A
A
A
JAKARTA - Universitas Terbuka (UT) menegaskan komitmen baru untuk memperkuat reputasi, integritas, dan positioning global sebagai perguruan tinggi terbuka terbesar di Indonesia. Oleh karena itu sejumlah rencana strategis pun telah disusun
Hal ini disampaikan oleh Rektor UT, Prof. Dr. Ali Muktiyanto pada UT Media Day yang digelar di UTCC, Jumat (28/11/2025).
Prof. Ali menyebut bahwa UT telah memiliki strategi, nilai, dan program yang ingin dicapai. Namun pada akhirnya, seluruh langkah tersebut diarahkan pada tiga sasaran utama: mengukuhkan kewibawaan, menguatkan integritas, dan memperkokoh reputasi UT di tingkat nasional maupun internasional.
baca juga: Kesempatan Kuliah S2 Gratis di Korea, Beasiswa KOICA 2026 Dibuka
Menurut Prof. Ali, hal pertama yang ingin dicapai UT adalah peningkatan reputasi akademik. Salah satu langkah strategisnya adalah memastikan bahwa seluruh dosen memiliki kompetensi dan kualifikasi global.
“Ketokohan akademik itu penting. Dosen-dosen UT harus punya kapasitas bersaing di level dunia. Karena itu, bagi dosen yang belum menempuh pendidikan S3, kita percepat peningkatannya,” ujarnya.
UT juga menargetkan peningkatan jabatan fungsional dosen hingga mencapai puncaknya, yaitu guru besar, sekaligus mendorong pengakuan publik terhadap kualitas para akademisi UT.
Rektor UT menegaskan bahwa sejak berdiri 42 tahun lalu, UT lahir dari tradisi inovasi. Ia menyebut proses penemuan (discovery) dan penciptaan hal-hal baru akan terus menjadi fondasi yang menjaga keberlanjutan UT sebagai pelopor pendidikan jarak jauh di Indonesia.
“Inovasi dan discovery harus terus berjalan agar UT tetap eksis dan sustainable,” tegasnya.
Prof. Ali menyoroti pentingnya memperkuat branding UT sebagai perguruan tinggi terbuka yang berkualitas dan terpercaya. Ia mengakui bahwa sebagian masyarakat masih salah paham atau meragukan kualitas pendidikan di UT.
“Branding UT harus kita bangun secara sistematis dan terukur. Peran media sangat penting dalam membangun public trust,” kata Prof. Ali.
Ia menegaskan bahwa pengalaman UT selama lebih dari empat dekade dan pengakuan komunitas internasional harus menjadi modal besar untuk memperkokoh branding tersebut di tingkat global.
Selain reputasi dan branding, UT juga menargetkan penguatan program studi unggul, baik dari sisi perencanaan, pembelajaran, hingga kualitas lulusan. Menurut Rektor UT, barulah setelah fondasi ini kuat, fokus diarahkan kepada peningkatan pengalaman dan layanan untuk mahasiswa.
UT Media Day digelar dengan tema Melalui tema “Kepemimpinan Baru, Arah Baru: Kolaborasi Media dan Universitas Terbuka untuk Kemajuan Pendidikan Tinggi yang Berdampak bagi Indonesia”, UT menegaskan bahwa masa depan pendidikan tinggi yang inklusif memerlukan kemitraan yang kuat, transparan, dan saling menguatkan.
Hal ini disampaikan oleh Rektor UT, Prof. Dr. Ali Muktiyanto pada UT Media Day yang digelar di UTCC, Jumat (28/11/2025).
Prof. Ali menyebut bahwa UT telah memiliki strategi, nilai, dan program yang ingin dicapai. Namun pada akhirnya, seluruh langkah tersebut diarahkan pada tiga sasaran utama: mengukuhkan kewibawaan, menguatkan integritas, dan memperkokoh reputasi UT di tingkat nasional maupun internasional.
baca juga: Kesempatan Kuliah S2 Gratis di Korea, Beasiswa KOICA 2026 Dibuka
Menurut Prof. Ali, hal pertama yang ingin dicapai UT adalah peningkatan reputasi akademik. Salah satu langkah strategisnya adalah memastikan bahwa seluruh dosen memiliki kompetensi dan kualifikasi global.
“Ketokohan akademik itu penting. Dosen-dosen UT harus punya kapasitas bersaing di level dunia. Karena itu, bagi dosen yang belum menempuh pendidikan S3, kita percepat peningkatannya,” ujarnya.
UT juga menargetkan peningkatan jabatan fungsional dosen hingga mencapai puncaknya, yaitu guru besar, sekaligus mendorong pengakuan publik terhadap kualitas para akademisi UT.
Rektor UT menegaskan bahwa sejak berdiri 42 tahun lalu, UT lahir dari tradisi inovasi. Ia menyebut proses penemuan (discovery) dan penciptaan hal-hal baru akan terus menjadi fondasi yang menjaga keberlanjutan UT sebagai pelopor pendidikan jarak jauh di Indonesia.
“Inovasi dan discovery harus terus berjalan agar UT tetap eksis dan sustainable,” tegasnya.
Prof. Ali menyoroti pentingnya memperkuat branding UT sebagai perguruan tinggi terbuka yang berkualitas dan terpercaya. Ia mengakui bahwa sebagian masyarakat masih salah paham atau meragukan kualitas pendidikan di UT.
“Branding UT harus kita bangun secara sistematis dan terukur. Peran media sangat penting dalam membangun public trust,” kata Prof. Ali.
Ia menegaskan bahwa pengalaman UT selama lebih dari empat dekade dan pengakuan komunitas internasional harus menjadi modal besar untuk memperkokoh branding tersebut di tingkat global.
Selain reputasi dan branding, UT juga menargetkan penguatan program studi unggul, baik dari sisi perencanaan, pembelajaran, hingga kualitas lulusan. Menurut Rektor UT, barulah setelah fondasi ini kuat, fokus diarahkan kepada peningkatan pengalaman dan layanan untuk mahasiswa.
UT Media Day digelar dengan tema Melalui tema “Kepemimpinan Baru, Arah Baru: Kolaborasi Media dan Universitas Terbuka untuk Kemajuan Pendidikan Tinggi yang Berdampak bagi Indonesia”, UT menegaskan bahwa masa depan pendidikan tinggi yang inklusif memerlukan kemitraan yang kuat, transparan, dan saling menguatkan.
(nnz)
Lihat Juga :