UNEJ Sabet Emas ASRRAT 2025, Transparansi Laporan Keberlanjutan Diakui Dunia
Senin, 01 Desember 2025 - 23:01 WIB
loading...
A
A
A
Laporan berkeberlanjutan mengukur dan mengomunikasikan dampak operasional lembaga dan perusahaan terhadap lingkungan, masyarakat, dan tata kelola, serta menunjukkan tanggung jawab lembaga dan perusahaan terhadap prinsip keberlanjutan bisnis jangka panjang. Tujuannya adalah untuk meningkatkan transparansi, membangun kepercayaan, dan mengelola risiko serta peluang terkait isu lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Melalui laporan keberlanjutan, kontribusi perusahaan atau organisasi dalam mencapai sasaran SDG’s dapat dilihat. Pelaporan keberlanjutan memberikan pemahaman kepada para pemangku kepentingan utama tentang dampak keberlanjutan terhadap aktivitas bisnis utama perusahaan, dan tindakan strategis yang diambil oleh perusahaan dalam menanggapi dampak tersebut.
Dengan demikian, pelaporan keberlanjutan mencerminkan akuntabilitas perusahaan dalam menjalankan bisnisnya secara bertanggung jawab sehingga para pemangku kepentingan dapat mengevaluasi implementasinya.
Menurut Ketua Dewan Juri ASRRAT 2025, Prof. Sylvia Veronica Siregar, tujuan dari penghargaan ini juga untuk memotivasi dan mempercepat pelaporan keberlanjutan lembaga dan perusahaan dengan memberikan penghargaan atas upaya luar biasa dalam mengomunikasikan kinerja perusahaan dalam tiga aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Dengan demikian, penghargaan ini tidak hanya berfokus pada kinerja perusahaan itu sendiri, melainkan terutama pada transparansi dan kepatuhan pelaporan terhadap pedoman pelaporan keberlanjutan yang dikembangkan oleh Global Reporting Initiative.
“ASRRAT tahun ini diikuti 82 lembaga dan perusahaan, terdiri dari 78 peserta dari Indonesia, serta empat peserta dari luar negeri,” jelas guru besar Akuntansi di Universitas Indonesia ini.
Melalui laporan keberlanjutan, kontribusi perusahaan atau organisasi dalam mencapai sasaran SDG’s dapat dilihat. Pelaporan keberlanjutan memberikan pemahaman kepada para pemangku kepentingan utama tentang dampak keberlanjutan terhadap aktivitas bisnis utama perusahaan, dan tindakan strategis yang diambil oleh perusahaan dalam menanggapi dampak tersebut.
Dengan demikian, pelaporan keberlanjutan mencerminkan akuntabilitas perusahaan dalam menjalankan bisnisnya secara bertanggung jawab sehingga para pemangku kepentingan dapat mengevaluasi implementasinya.
Menurut Ketua Dewan Juri ASRRAT 2025, Prof. Sylvia Veronica Siregar, tujuan dari penghargaan ini juga untuk memotivasi dan mempercepat pelaporan keberlanjutan lembaga dan perusahaan dengan memberikan penghargaan atas upaya luar biasa dalam mengomunikasikan kinerja perusahaan dalam tiga aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Dengan demikian, penghargaan ini tidak hanya berfokus pada kinerja perusahaan itu sendiri, melainkan terutama pada transparansi dan kepatuhan pelaporan terhadap pedoman pelaporan keberlanjutan yang dikembangkan oleh Global Reporting Initiative.
“ASRRAT tahun ini diikuti 82 lembaga dan perusahaan, terdiri dari 78 peserta dari Indonesia, serta empat peserta dari luar negeri,” jelas guru besar Akuntansi di Universitas Indonesia ini.
(nnz)
Lihat Juga :