Mengenal AI LISA UGM yang Sebut Jokowi Bukan Alumni
Selasa, 09 Desember 2025 - 16:09 WIB
loading...
Mengenal Artificial Intelligence (AI) LISA milik UGM yang viral karena memberikan jawaban terkait status pendidikan Presiden ke-7 RI Jokowi. Foto/IG UGM.
A
A
A
JAKARTA - Media sosial tengah diramaikan dengan Artificial Intelligence (AI) LISA milik Universitas Gadjah Mada ( UGM ) yang viral karena memberikan jawaban terkait status pendidikan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Dalam video yang beredar, AI tersebut menjawab bahwa Jokowi bukan alumni UGM setelah ditanya oleh seorang pengguna.
Baca juga: Ahli Bonatua Sebut Aneh KPU Sembunyikan 9 Item Soal Dokumen Ijazah Jokowi
Pernyataan itu langsung memicu perdebatan publik, mengingat Jokowi dikenal sebagai salah satu tokoh nasional yang menempuh pendidikan sarjana di kampus tertua di Indonesia itu.
Meski soal AI ini ramai dibicarakan, Rektor UGM Prof Ova Emilia sebelumnya sudah memastikan bahwa Jokowi benar adalah lulusan Program Sarjana UGM. Ia dinyatakan lulus pada 23 Oktober 1985 dengan IPK di atas 2,5, sesuai data akademik resmi kampus.
Baca juga: KIP Tolak Permohonan Sengketa Informasi Ijazah Jokowi, Bonatua: Saya Menang Sebenarnya!
Menurut Ova, ijazah Jokowi autentik dan seluruh datanya tersimpan dalam arsip resmi universitas. Jokowi tercatat sebagai mahasiswa sejak 28 Juli 1980, lengkap dengan dokumen registrasi, formulir mahasiswa baru, dan berkas akademik lainnya.
Di balik viralnya kasus ini, AI LISA ini adalah bentuk transformasi digital yang dikembangkan UGM untuk membantu layanan informasi kepada publik.
Dikutip dari akun Instagram resminya pada 9 Juli 2025 UGM menjelaskan bahwa LISAatau Lean Intelligent Service Assistant, sebuah asisten digital berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan untuk meningkatkan layanan kampus lewat sistem terpadu UGM University Services.
LISA dirancang untuk membantu mahasiswa dan sivitas akademika mengakses berbagai informasi layanan kampus secara cepat dan akurat, baik terkait akademik, kemahasiswaan, maupun administrasi.
Teknologi ini memanfaatkan kemampuan AI generatif dan Natural Language Processing (NLP), sehingga dapat menjawab pertanyaan pengguna secara real time.
Menyediakan jawaban instan terkait layanan kampus
Terintegrasi dengan portal “UGM University Services”
Mampu menelusuri informasi resmi dan memberikan tautan rujukan
Dirancang untuk terus belajar melalui interaksi pengguna
Meski telah dirancang canggih, UGM menegaskan bahwa LISA masih dalam proses pengembangan dan pembelajaran.
Dalam video yang beredar, AI tersebut menjawab bahwa Jokowi bukan alumni UGM setelah ditanya oleh seorang pengguna.
Baca juga: Ahli Bonatua Sebut Aneh KPU Sembunyikan 9 Item Soal Dokumen Ijazah Jokowi
Pernyataan itu langsung memicu perdebatan publik, mengingat Jokowi dikenal sebagai salah satu tokoh nasional yang menempuh pendidikan sarjana di kampus tertua di Indonesia itu.
Meski soal AI ini ramai dibicarakan, Rektor UGM Prof Ova Emilia sebelumnya sudah memastikan bahwa Jokowi benar adalah lulusan Program Sarjana UGM. Ia dinyatakan lulus pada 23 Oktober 1985 dengan IPK di atas 2,5, sesuai data akademik resmi kampus.
Baca juga: KIP Tolak Permohonan Sengketa Informasi Ijazah Jokowi, Bonatua: Saya Menang Sebenarnya!
Menurut Ova, ijazah Jokowi autentik dan seluruh datanya tersimpan dalam arsip resmi universitas. Jokowi tercatat sebagai mahasiswa sejak 28 Juli 1980, lengkap dengan dokumen registrasi, formulir mahasiswa baru, dan berkas akademik lainnya.
Apa Itu AI LISA UGM?
Di balik viralnya kasus ini, AI LISA ini adalah bentuk transformasi digital yang dikembangkan UGM untuk membantu layanan informasi kepada publik.
Dikutip dari akun Instagram resminya pada 9 Juli 2025 UGM menjelaskan bahwa LISAatau Lean Intelligent Service Assistant, sebuah asisten digital berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan untuk meningkatkan layanan kampus lewat sistem terpadu UGM University Services.
LISA dirancang untuk membantu mahasiswa dan sivitas akademika mengakses berbagai informasi layanan kampus secara cepat dan akurat, baik terkait akademik, kemahasiswaan, maupun administrasi.
Teknologi ini memanfaatkan kemampuan AI generatif dan Natural Language Processing (NLP), sehingga dapat menjawab pertanyaan pengguna secara real time.
Fitur dan Kemampuan LISA
Menyediakan jawaban instan terkait layanan kampus
Terintegrasi dengan portal “UGM University Services”
Mampu menelusuri informasi resmi dan memberikan tautan rujukan
Dirancang untuk terus belajar melalui interaksi pengguna
Meski telah dirancang canggih, UGM menegaskan bahwa LISA masih dalam proses pengembangan dan pembelajaran.
(nnz)
Lihat Juga :