Kemendikbud Diminta Segera Realisasikan Bantuan Paket Kuota
Selasa, 15 September 2020 - 20:35 WIB
loading...
Beberapa mahasiswa mengikuti kuliah jarak jauh. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kemendikbud diminta segera merealisasikan bantuan kuota khususnya untuk dosen dan mahasiswa. Sebab saat ini masa perkuliahan yang masih memakai metode daring sudah dimulai kembali.
Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Jamal Wiwoho mengatakan, bantuan kuota saat ini memang menjadi sesuatu yang diharapkan mahasiswa dan dosen yang menjalani kuliah PJJ di tengah masa pandemi.
Oleh karena itu, dia berharap, bantuan kuota yang disampaikan Kemendikbud pada akhir Agustus lalu bisa segera direalisasikan. "Saya rasa makin cepat makin bagus untuk direalisasikan," kata Jamal saat dihubungi SINDONews, Selasa (15/9). (Baca juga: Proses Input Data HP untuk Bantuan Kuota Diminta Diperpanjang )
Diketahui, per 11 September lalu berdasarkan data Kemendikbud jumlah data nomor ponsel yang sudah terdaftar untuk mahasiswa, nomor ponsel yang telah terdaftar sebanyak 2,7 juta nomor dari 8 juta mahasiswa, dan dosen 161 ribu dari 250 ribu dosen.
Mantan Irjen Kemenristekdikti ini menuturkan, setidaknya Kemendikbud bisa merealisasikan bantuan kuota itu bagi dosen dan mahasiswa yang datanya sudah terverifikasi dan tervalidasi dengan baik.
Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Jamal Wiwoho mengatakan, bantuan kuota saat ini memang menjadi sesuatu yang diharapkan mahasiswa dan dosen yang menjalani kuliah PJJ di tengah masa pandemi.
Oleh karena itu, dia berharap, bantuan kuota yang disampaikan Kemendikbud pada akhir Agustus lalu bisa segera direalisasikan. "Saya rasa makin cepat makin bagus untuk direalisasikan," kata Jamal saat dihubungi SINDONews, Selasa (15/9). (Baca juga: Proses Input Data HP untuk Bantuan Kuota Diminta Diperpanjang )
Diketahui, per 11 September lalu berdasarkan data Kemendikbud jumlah data nomor ponsel yang sudah terdaftar untuk mahasiswa, nomor ponsel yang telah terdaftar sebanyak 2,7 juta nomor dari 8 juta mahasiswa, dan dosen 161 ribu dari 250 ribu dosen.
Mantan Irjen Kemenristekdikti ini menuturkan, setidaknya Kemendikbud bisa merealisasikan bantuan kuota itu bagi dosen dan mahasiswa yang datanya sudah terverifikasi dan tervalidasi dengan baik.
Lihat Juga :