Mengasah Bakat Anak Sejak Dini, MHIS Semarang Terapkan Kurikulum Global Berbasis Nilai Islam
Kamis, 18 Desember 2025 - 21:30 WIB
loading...
A
A
A
“Setiap anak itu unik, mereka masing-masing memiliki sifat produktif atau potensi produktif yang merupakan panggilan hidupnya, yang akan membawa ke peran spesifik peradaban.” Ujar Muhammad Irzal, Principal MHIS Semarang.
Program penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama, baik di kelas maupun dalam komunikasi keseharian dan penerapan digital learning environment yang komprehensif merupakan bagian dari komitmen MHIS untuk mempersiapkan siswa menghadapi era teknologi yang terus berkembang, memastikan mereka memiliki keterampilan digital yang relevan dengan tuntutan masa depan.
“Berbagai prestasi siswa bukanlah hasil kebetulan, melainkan perwujudan penerapan Pendidikan Berbasis Fitrah (PBF), fondasi inti MHIS. Fitrah Based Education membuka kesempatan bagi siswa untuk mengeksplorasi potensi mereka secara maksimal. Kami memastikan setiap anak mendapatkan fasilitas yang sesuai dengan bakat dan minat mereka, sehingga mereka tumbuh dengan karakter positif dan percaya diri,” tegas Principal MHIS Semarang, Muhammad Irzal.
Dengan memadukan kurikulum internasional, pembiasaan bahasa Inggris, pemanfaatan teknologi digital, dan pendekatan FBE, MHIS Semarang berkomitmen untuk membangun generasi yang berkarakter, berdaya saing global, dan berpegang teguh pada nilai-nilai Islam.
Program penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama, baik di kelas maupun dalam komunikasi keseharian dan penerapan digital learning environment yang komprehensif merupakan bagian dari komitmen MHIS untuk mempersiapkan siswa menghadapi era teknologi yang terus berkembang, memastikan mereka memiliki keterampilan digital yang relevan dengan tuntutan masa depan.
“Berbagai prestasi siswa bukanlah hasil kebetulan, melainkan perwujudan penerapan Pendidikan Berbasis Fitrah (PBF), fondasi inti MHIS. Fitrah Based Education membuka kesempatan bagi siswa untuk mengeksplorasi potensi mereka secara maksimal. Kami memastikan setiap anak mendapatkan fasilitas yang sesuai dengan bakat dan minat mereka, sehingga mereka tumbuh dengan karakter positif dan percaya diri,” tegas Principal MHIS Semarang, Muhammad Irzal.
Dengan memadukan kurikulum internasional, pembiasaan bahasa Inggris, pemanfaatan teknologi digital, dan pendekatan FBE, MHIS Semarang berkomitmen untuk membangun generasi yang berkarakter, berdaya saing global, dan berpegang teguh pada nilai-nilai Islam.
(nnz)
Lihat Juga :