SINDOnews.com Raih Anugerah Diktisaintek 2025 sebagai Media Daring Terbaik
Jum'at, 19 Desember 2025 - 19:21 WIB
loading...
A
A
A
Brian juga mencontohkan berbagai aksi nyata sivitas akademika di lapangan, seperti relawan dari Universitas Teuku Umar, Universitas Indonesia, Universitas Sumatera Utara, hingga Universitas Syiah Kuala yang terlibat langsung dalam penanganan dampak bencana, termasuk layanan kesehatan dan penjangkauan warga terisolasi.
Ia menekankan bahwa nilai ilmu pengetahuan tidak diukur dari seberapa tinggi pujian yang diterima, melainkan dari sejauh mana manfaatnya menjangkau mereka yang paling membutuhkan.
Kepada para penerima Anugerah Diktisaintek 2025, Brian berpesan agar tidak pernah merasa puas dan terus menjadikan penghargaan sebagai motivasi untuk berkontribusi lebih besar demi kemajuan bangsa serta kesejahteraan kemanusiaan.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek Togar M Simatupang menjelaskan bahwa Anugerah Diktisaintek telah diselenggarakan lebih dari sembilan tahun. Ajang ini berawal dari Anugerah Humas sebagai bentuk apresiasi kinerja kehumasan perguruan tinggi dan LLDikti, yang kemudian berkembang mencakup anugerah jurnalis, media, dan kerja sama.
Pada 2025, Anugerah Diktisaintek kembali digelar sebagai agenda tahunan dan menjadi penyelenggaraan kelima sejak kolaborasi seluruh unit pendidikan tinggi, sains, dan teknologi dimulai pada 2021.
Tahun ini, Kemendiktisaintek memberikan 15 subkategori penghargaan, mulai dari Anugerah Mitra Pendukung Diktisaintek, bidang pengawasan, pendidikan tinggi, sains dan teknologi, hingga anugerah jurnalis dan media. Total sebanyak 547 penghargaan diberikan melalui proses seleksi komprehensif yang melibatkan dewan juri dan penilaian data kinerja para penerima.
Ia menekankan bahwa nilai ilmu pengetahuan tidak diukur dari seberapa tinggi pujian yang diterima, melainkan dari sejauh mana manfaatnya menjangkau mereka yang paling membutuhkan.
Kepada para penerima Anugerah Diktisaintek 2025, Brian berpesan agar tidak pernah merasa puas dan terus menjadikan penghargaan sebagai motivasi untuk berkontribusi lebih besar demi kemajuan bangsa serta kesejahteraan kemanusiaan.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek Togar M Simatupang menjelaskan bahwa Anugerah Diktisaintek telah diselenggarakan lebih dari sembilan tahun. Ajang ini berawal dari Anugerah Humas sebagai bentuk apresiasi kinerja kehumasan perguruan tinggi dan LLDikti, yang kemudian berkembang mencakup anugerah jurnalis, media, dan kerja sama.
Pada 2025, Anugerah Diktisaintek kembali digelar sebagai agenda tahunan dan menjadi penyelenggaraan kelima sejak kolaborasi seluruh unit pendidikan tinggi, sains, dan teknologi dimulai pada 2021.
Tahun ini, Kemendiktisaintek memberikan 15 subkategori penghargaan, mulai dari Anugerah Mitra Pendukung Diktisaintek, bidang pengawasan, pendidikan tinggi, sains dan teknologi, hingga anugerah jurnalis dan media. Total sebanyak 547 penghargaan diberikan melalui proses seleksi komprehensif yang melibatkan dewan juri dan penilaian data kinerja para penerima.
(nnz)
Lihat Juga :