Dies Natalis ke-70 Universitas Sanata Dharma, Rektor: Maju Berjalan Menuju Terang
Sabtu, 20 Desember 2025 - 06:27 WIB
loading...
A
A
A
Prof Setyabudi Indartono sebagai perwakilan Kemendikti serta Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V Yogyakarta dalam pidatonya mengatakan, perayaan ini sebagai momentum reflektif untuk menengok kembali perjalanan USD. Menurutnya, tujuh dekade bukanlah sekadar akumulasi waktu secara kronologis.
”Melainkan sebuah perjalanan ontologis yang berarti proses panjang dalam mencari, merawat, menghidupi kebenaran. Acara ini bukan hanya perayaan pertambahan usia, tetapi juga merayakan konsistensi sebuah institusi dalam menjaga api intelektualitasnya,” tuturnya.
Untuk merefleksikan sejarah dan perjalanan USD, dalam rangkaian acara juga terdapat pembacaan pidato refleksi budaya USD yang dibawakan oleh perwakilan dosen USD. Selain itu, di penghujung acara terdapat apresiasi dengan berbagai nominasi, di antaranya yaitu dedikasi sivitas akademika yang mengabdi selama 25 tahun, mahasiswa berprestasi, penghargaan alumni, apresiasi pemidato refleksi budaya, penghargaan untuk festival menulis, dan kostum terbaik. Baca juga: SBY Raih Penghargaan Tertinggi dari ITS di Dies Natalis ke-65
Acara Dies Natalis ini menjadi momentum penting untuk merajut sinergi dan melangkah ke jalan yang terang. Harapannya, USD dapat menyusuri teladan Jenderal Pedro Arrupe dengan memeluk dunia dengan mistisisme atau spiritualitas dengan mata terbuka. Konsep ini sesuai dengan sebutan Sanata Dharma sebagai kampus 1.000 jendela yang merepresentasikan keterbukaan dan menjadi simbol dari banyaknya jalan menuju terang dalam ilmu, seni, budaya, dan pengabdian.
”Melainkan sebuah perjalanan ontologis yang berarti proses panjang dalam mencari, merawat, menghidupi kebenaran. Acara ini bukan hanya perayaan pertambahan usia, tetapi juga merayakan konsistensi sebuah institusi dalam menjaga api intelektualitasnya,” tuturnya.
Untuk merefleksikan sejarah dan perjalanan USD, dalam rangkaian acara juga terdapat pembacaan pidato refleksi budaya USD yang dibawakan oleh perwakilan dosen USD. Selain itu, di penghujung acara terdapat apresiasi dengan berbagai nominasi, di antaranya yaitu dedikasi sivitas akademika yang mengabdi selama 25 tahun, mahasiswa berprestasi, penghargaan alumni, apresiasi pemidato refleksi budaya, penghargaan untuk festival menulis, dan kostum terbaik. Baca juga: SBY Raih Penghargaan Tertinggi dari ITS di Dies Natalis ke-65
Acara Dies Natalis ini menjadi momentum penting untuk merajut sinergi dan melangkah ke jalan yang terang. Harapannya, USD dapat menyusuri teladan Jenderal Pedro Arrupe dengan memeluk dunia dengan mistisisme atau spiritualitas dengan mata terbuka. Konsep ini sesuai dengan sebutan Sanata Dharma sebagai kampus 1.000 jendela yang merepresentasikan keterbukaan dan menjadi simbol dari banyaknya jalan menuju terang dalam ilmu, seni, budaya, dan pengabdian.
(poe)
Lihat Juga :