Kisah Haru Dua Santri Aceh Tembus Banjir dan Longsor Demi Kuliah di Al Azhar Mesir
Sabtu, 20 Desember 2025 - 09:13 WIB
loading...
A
A
A
Begitu menemukan area dengan sinyal, ayah Feri segera menghubungi panitia keberangkatan IKAT Aceh. Perjalanan panjang itu akhirnya membawa mereka ke Banda Aceh. Malam dilewati di Sekretariat IKAT sebagai jeda singkat sebelum perpisahan.
Sang ayah yang tak kuasa menahan tangis melepas kepergian anak kesayangannya itu tak lupa menitipkan pesan yang pastinya tak akan dilupakan Feri.
“Kalau banjir tak menghentikan kita, maka tak ada alasan untuk berhenti mengejar ilmu.” kata Feri yang terbang dari Bandara Sultan Iskandar Muda menuju Mesir, dikutip dari laman Kemenag, Sabtu (20/12/2025).
Feri, dengan kekuatan doa orang tua dan ridha dari Allah SWT pun akhirnya tiba di Mesir pada 9 Desember 2025, membawa harapan dari kampung halamannya yang tengah diuji bencana.
Sementara Khalis Akhyar, alumni Dayah IQ tahun 2024 asal Takengon, Aceh Tengah awalnya pun sempat pesimis akan keberangkatannya ke Mesir karena selama hampir sepekan tak mendapat informasi mengenai jadwal keberangkatannya.
Baca juga: 33 Jembatan Nasional Terdampak Banjir di Sumatera, Menteri PU: 19 Sudah Berfungsi
Hal ini karena hujan lebat yang memicu banjir dan longsor sejak akhir November 2025 memutus akses wilayah serta melumpuhkan jaringan internet. Hingga akhirnya, dengan memanfaatkan akses Wi-Fi seadanya di kantor keuchik, ia berhasil menghubungi panitia IKAT Aceh dan memastikan jadwal keberangkatan ke Mesir pada 17 Desember 2025.
Sang ayah yang tak kuasa menahan tangis melepas kepergian anak kesayangannya itu tak lupa menitipkan pesan yang pastinya tak akan dilupakan Feri.
“Kalau banjir tak menghentikan kita, maka tak ada alasan untuk berhenti mengejar ilmu.” kata Feri yang terbang dari Bandara Sultan Iskandar Muda menuju Mesir, dikutip dari laman Kemenag, Sabtu (20/12/2025).
Feri, dengan kekuatan doa orang tua dan ridha dari Allah SWT pun akhirnya tiba di Mesir pada 9 Desember 2025, membawa harapan dari kampung halamannya yang tengah diuji bencana.
Sementara Khalis Akhyar, alumni Dayah IQ tahun 2024 asal Takengon, Aceh Tengah awalnya pun sempat pesimis akan keberangkatannya ke Mesir karena selama hampir sepekan tak mendapat informasi mengenai jadwal keberangkatannya.
Baca juga: 33 Jembatan Nasional Terdampak Banjir di Sumatera, Menteri PU: 19 Sudah Berfungsi
Hal ini karena hujan lebat yang memicu banjir dan longsor sejak akhir November 2025 memutus akses wilayah serta melumpuhkan jaringan internet. Hingga akhirnya, dengan memanfaatkan akses Wi-Fi seadanya di kantor keuchik, ia berhasil menghubungi panitia IKAT Aceh dan memastikan jadwal keberangkatan ke Mesir pada 17 Desember 2025.
Lihat Juga :