Universitas Budi Luhur Nyalakan 1.000 Lilin untuk Korban Banjir Sumatera
Minggu, 21 Desember 2025 - 10:52 WIB
loading...
A
A
A
Tidak hanya memberikan bantuan dana, Universitas Budi Luhur juga mengirimkan tenaga sumber daya manusia (SDM) ke wilayah terdampak bencana. Mahasiswa dari Program Studi Manajemen Bencana turut diterjunkan untuk membantu penanganan di lapangan.
“Kami telah mengirim mahasiswa ke Medan. Ini sekaligus menjadi laboratorium pembelajaran bagi mahasiswa manajemen bencana karena mereka dibekali keterampilan penanganan bencana dan pendampingan masyarakat terdampak,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua HIMAHI Universitas Budi Luhur, Lintang, menyampaikan bahwa kegiatan 1.000 Lilin untuk Sumatera merupakan wujud kepedulian Yayasan Budi Luhur Cakti bersama mahasiswa terhadap bencana yang terjadi di berbagai wilayah Sumatera.
“Sekitar 90 persen pelaksanaan kegiatan ini melibatkan mahasiswa Universitas Budi Luhur dan dihadiri oleh pihak Yayasan Budi Luhur Cakti,” ujarnya.
Lintang menambahkan, jumlah peserta yang hadir mencapai hampir 1.200 mahasiswa. Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian mahasiswa terhadap isu kebencanaan.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya peduli, tetapi juga memahami apa itu bencana dan bagaimana menyikapinya dengan empati dan solidaritas,” pungkasnya.
“Kami telah mengirim mahasiswa ke Medan. Ini sekaligus menjadi laboratorium pembelajaran bagi mahasiswa manajemen bencana karena mereka dibekali keterampilan penanganan bencana dan pendampingan masyarakat terdampak,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua HIMAHI Universitas Budi Luhur, Lintang, menyampaikan bahwa kegiatan 1.000 Lilin untuk Sumatera merupakan wujud kepedulian Yayasan Budi Luhur Cakti bersama mahasiswa terhadap bencana yang terjadi di berbagai wilayah Sumatera.
“Sekitar 90 persen pelaksanaan kegiatan ini melibatkan mahasiswa Universitas Budi Luhur dan dihadiri oleh pihak Yayasan Budi Luhur Cakti,” ujarnya.
Lintang menambahkan, jumlah peserta yang hadir mencapai hampir 1.200 mahasiswa. Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian mahasiswa terhadap isu kebencanaan.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya peduli, tetapi juga memahami apa itu bencana dan bagaimana menyikapinya dengan empati dan solidaritas,” pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :