Pemerintah Diingatkan soal Permasalahan Guru Masih Jadi PR
Rabu, 16 September 2020 - 09:40 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga mengritisi soal anggaran pada unit-unit di bawah Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan di tahun 2021 yang justru turun dibanding 2020. “Kok turunnya drastis apakah tidak mengkhawatirkan, jangan-jangan dirjen ini tidak bisa banyak bantu Guru dan Tendik di tahun 2021?,” tanya Fikri.
Dirinya merujuk pada data Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) 2020 pada unit Direktorat Guru dan Tendik Pendidikan Dasar dan Direktorat Guru dan Tendik Pendidikan menengah & Khusus, masing-masing sebesar Rp298,9 Miliar dan Rp143,5 Miliar. “Kok usulan 2021 malah turun jauh jadi Rp98 dan Rp95 miliar?” kritiknya.
Dia juga menyoroti soal anggaran rekrutmen guru P3K yang teranggarkan hanya Rp179 Miliar. “Ini targetnya berapa guru? Lantas Tenaga Kependidikan kok tak dianggarkan?,” tanyanya.
Berdasarkan poin-poin tersebut, Fikri meminta keseriusan pemerintah dalam mengatasi kekurangan jumlah guru dan meningkatkan kesejahteraan guru yang sudah ada. "Kapan tercapai guru dengan kejelasan status, kejelasan kesejahteraan dan kejelasan jaminan sosial sebagaimana catatan ketika raker-raker komisi X dengan pemerintah sebelumnya,” pungkasnya.
Dirinya merujuk pada data Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) 2020 pada unit Direktorat Guru dan Tendik Pendidikan Dasar dan Direktorat Guru dan Tendik Pendidikan menengah & Khusus, masing-masing sebesar Rp298,9 Miliar dan Rp143,5 Miliar. “Kok usulan 2021 malah turun jauh jadi Rp98 dan Rp95 miliar?” kritiknya.
Dia juga menyoroti soal anggaran rekrutmen guru P3K yang teranggarkan hanya Rp179 Miliar. “Ini targetnya berapa guru? Lantas Tenaga Kependidikan kok tak dianggarkan?,” tanyanya.
Berdasarkan poin-poin tersebut, Fikri meminta keseriusan pemerintah dalam mengatasi kekurangan jumlah guru dan meningkatkan kesejahteraan guru yang sudah ada. "Kapan tercapai guru dengan kejelasan status, kejelasan kesejahteraan dan kejelasan jaminan sosial sebagaimana catatan ketika raker-raker komisi X dengan pemerintah sebelumnya,” pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :