Dugaan Kecurangan Massal, Kampus Ini Batalkan Nilai Ujian Akhir Online Mahasiswa
Senin, 22 Desember 2025 - 14:36 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kemendiktisaintek Beri 572 Penghargaan di Anugerah Diktisaintek 2025
Meski demikian, sistem tersebut tidak dapat merekam isi dari tab atau layar tambahan yang dibuka mahasiswa. Kondisi ini membuat pihak pengajar tidak dapat memastikan secara mutlak apakah tindakan tersebut benar-benar merupakan kecurangan.
Atas dasar itu, profesor pengampu mata kuliah memutuskan tidak menjatuhkan sanksi individual, melainkan membatalkan seluruh nilai ujian dan mewajibkan semua mahasiswa mengerjakan tugas pengganti.
Baca juga: Mahasiswa Periklanan Polimedia Angkat Isu Air Bersih hingga Kesehatan Mental Anak Muda di ADVICE 2025
Menanggapi insiden tersebut, SNU kini tengah menyiapkan langkah-langkah kebijakan di tingkat universitas untuk menangani pelanggaran akademik, khususnya yang berkaitan dengan pembelajaran daring. Salah satu upaya yang disiapkan adalah penyusunan pedoman penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam tugas perkuliahan.
Meski demikian, sistem tersebut tidak dapat merekam isi dari tab atau layar tambahan yang dibuka mahasiswa. Kondisi ini membuat pihak pengajar tidak dapat memastikan secara mutlak apakah tindakan tersebut benar-benar merupakan kecurangan.
Atas dasar itu, profesor pengampu mata kuliah memutuskan tidak menjatuhkan sanksi individual, melainkan membatalkan seluruh nilai ujian dan mewajibkan semua mahasiswa mengerjakan tugas pengganti.
Baca juga: Mahasiswa Periklanan Polimedia Angkat Isu Air Bersih hingga Kesehatan Mental Anak Muda di ADVICE 2025
Menanggapi insiden tersebut, SNU kini tengah menyiapkan langkah-langkah kebijakan di tingkat universitas untuk menangani pelanggaran akademik, khususnya yang berkaitan dengan pembelajaran daring. Salah satu upaya yang disiapkan adalah penyusunan pedoman penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam tugas perkuliahan.
Lihat Juga :